Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Jakarta · 19 Jan 2020 17:45 WIB ·

Alumni KNPI DKI Jakarta Gelar Diskusi Publik Terkait Banjir dan Manajemen Bencana


 Alumni KNPI DKI Jakarta Gelar Diskusi Publik Terkait Banjir dan Manajemen Bencana Perbesar

Jakarta, Wartanusa.id – Korps Alumni KNPI DKI Jakarta mengadakan Diskusi Publik dengan tema “Banjir Dan Manajemen Bencana (Jakarta sebagai Studi Kasus)” di Aula Gedung KNPI DKI, Jl. Velodrome No 3, Rawamangun, Jakarta Timur.Sabtu (18/1/2020).

Acara diskusi publik dihadiri enam orang narasumber, yakni Ir. Ahmad Ariza Patria, MBA (Komisi V DPR-RI), Ir. Jarot Widyoko Dirjen SDA (Dir Sungai dan Pantai) Kementerian PUPR RI, Yusmada Faisal (Asisten Pembangunan Provinsi DKI Jakarta), Yayat Supriatna (Pengamat Perkotaan), Perwakilan Walikota Depok, Perwakilan Walikota Tanggerang Selatan, Walikota/Bupati Bogor, dan Sudarsono perwakilan Pemerintah Kota Bekasi, Perwakilan Pemerintah Tangerang.

Sedangkan sebagai keynote speaker M. Taufik (Ketua DPD Korps Alumni KNPI DKI Jakarta). Dalam sambutannya, M.Taufik yang juga Wakil ketua DPRD DKI Jakarta akan mendorong kepada pemerintah provinsi DKI untuk segera melakukan konsolidasi dengan pemerintah kota dan kabupaten se Jabodetabek untuk mencari solusi mengatasi banjir dalam waktu dekat , Ariza Patria Wakil Ketua Komisi V DPR-RI juga menyambut baik usul tersebut dan akan membantu mengkomunikasikan dengan pemerintah pusat.

Dalam paparannya, Jarot mengatakan dalam mengatasi banjir Provinsi DKI Jakarta tidak bisa bekerja sendirian, melainkan perlu bantuan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian PUPR. “Kementerian PUPR punya solusi untuk mengeliminir banjir terutama atas ancaman dari hulu dan laut. Dari hulu kita buat waduk dan bendungan di bawahnya kita buat sodetan. Sedangkan untuk menangkal ancaman banjir dari laut kita membangun tanggul pantai. Saat ini kita dan Pemprov DKI telah membangun tanggul pantai sekitar 10 km, bila perlu kita bangun sepanjang 20 km,” kata Jarot.

Selain itu, menurut Jarot solusi untuk mencegah banjir sekaligus menyimpan air sebagai cadangan, air harus dialirkan ke bumi. “Kita harus membangun biopori untuk menyimpan air yang bisa dipakai sewaktu-waktu saat musim kemarau,” ujar Jarot.

Selain itu para narasumber, hadir juga sebagai audiens para Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Korps Alumni KNPI DKI Jakarta, Keluarga Besar Alumni KNPI DKI Jakarta, Pengurus DPD KNPI DKI Jakarta, Pengurus DPD II KNPI Se-Jakarta, Pimpinan organisasi kepemudaan & Ormas Se-Jakarta, dan Akademisi, Tokoh Masyarakat & Aktivis. (Reza Pahlevi)

Artikel ini telah dibaca 268 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pascasarjana IAIN Langsa Sosialisasi PMB di Kabupaten Langkat

5 Mei 2026 - 14:36 WIB

Pemko Langsa Juara 1 Kategori Pengendali Inflasi Terbaik Se Sumatera

25 April 2026 - 22:02 WIB

Rektor IAIN Langsa Hadiri Pertemuan Penguatan Sinergi PTKIN dan Kanwil Kemenag di Jakarta

16 April 2026 - 11:35 WIB

Penyanyi Asal Kota Langsa Dwitya Maharani Launching Single Perdana Aceh Berjudul “Lam Cerana”

12 April 2026 - 20:08 WIB

Cover Lagu "Lam Cerana" by Dwitya Maharani.

Mosi tak Percaya terhadap Plt Kacabdisdik, Diaspora Abdya di Jawa Minta Pemerintah Aceh Turun Tangan

10 April 2026 - 15:51 WIB

Polemik Plt Kacabdisdik Abdya, Pemuda Muslimin Aceh Minta Gubernur Evaluasi

10 April 2026 - 15:12 WIB

Yulizar Kasma.
Trending di Aceh