Bogor – Kamis, (09/01/2020) Bertempat Di ruangan Dinas Wakaporesta Bogor AKBP M. Arsal Sahban SH, SIK, MM, MH. Menerima kedatangan perwakilan jurnalis Polda Jabar dalam rangka silaturahmi dan sinergitas polri dalam program Kapolri “Pemantapan Media”.
Selain menjabat wakapolresta Bogor beliou juga menjabat sebagai ketua saber Pungli kab.Bogor dalam kesempatan anda tersebut saat di mintai tentang langkah yang akan dilakukan mengenai jabatan yang di embanya menyampaikan bahwa banyak dampak yang ditimbulkan dari praktik-praktik pungutan liar (Pungli-red) yang dapat merugikan dan menghambat pembangunan di daerah.
Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kota Bogor akan mengutamakan pencegahan pungli pada tahun 2020, tapi tidak tertutup kemungkinan dapat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap praktik pungli.
Dirinya selaku Ketua Satgas Saber Pungli Kota Bogor, memberikan gambaran, bahwa sekolah, perizinan, dan pasar, terminal, menjadi perhatian khusus kata Satgas Saber Pungli Kota Bogor pada 2020. Kamis (09/01/20).
Wakil Kepala Polresta Bogor Kota ini menjelaskan, “Satgas Saber Pungli Kota Bogor pada 2020, akan mengutamakan pencegahan dari pada penindakan, tapi penindakan tetap akan dilakukan melalui OTT.”
“Seperti ekonomi biaya tinggi, rusaknya tatanan masyarakat, menghambat pembangunan, masyarakat jadi dirugikan dan ketidak percayaan masyarakat kepada Pemerintah,” kata Ketua Saber Pungli Kota Bogor.
ini menambahkan, Satgas Saber Pungli Kota Bogor, memang belum pernah melakukan OTT, karena berdasarkan aturan dari pusat, Tim Saber Pungli di daerah diprioritaskan lebih mengedepankan pencegahan.
Tim Saber Pungli Kota Bogor yang meraih predikat juara di tingkat provinsi Jawa Barat, pada 2019, menurut dia, selalu menyiapkan seluruh tim yakni tim pencegahan, penindakan, intelijen, dan yustisi, untuk dapat bergerak semua untuk melakukan pemantauan.
“Kita membangun sistem pencegahan dan pemberantasan pungli, mengumpulkan data dan informasi, berkoordinasi dan melakukan operasi pemberantasan pungli, melakukan operasi tangkap tangan dan sebagainya,” tutupnya.
Arsal juga mengimbau, agar masyarakat berani melaporkan jika menemukan adanya dugaan praktik pungli di sekitarnya. (Sandi)












