Gresik, Wartanusa.id – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di dampingi Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo SH SIK MH dan Ketua DPRD Gresik Yani Putra, mengunjungi warga korban banjir luapan kali Lamong di Desa Gurang Anyar Kec.Cerme – Gresik.
Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu menerobos genangan banjir yang sudah sepekan terhitung sejak Kamis (2/1/2020) lalu tak kunjung menyusut menggenangi pemukiman yang terdampak akibat banjir dari sungai Kali Lamong. Rabu (08/01/2020) Sore
Sebanyak 73 orang penghuni perumahan yang disubsidi pemerintah itu terpaksa mengungsi ke rumah warga sekitar yang tak tergenang air atau ke rumah saudara. “Terima kasih bu Gubernur Khofifah sudah peduli dengan kami, mudah-mudahan segera surut dan ada solusi terbaik,” ujar salah satu warga.

Usai mengunjungi warga korban banjir, Khofifah didampingi Bupati Gresik dan sejumlah kepala OPD terkait mengatakan, penanganan banjir Kali Lamong sudah masuk dalam Perpres No.80/2020 dialokasilan sekitar Rp.1, 1 triliun dari APBN untuk pembuatan tanggul.
“Karena itu para Bupati/Walikota di sepanjang aliran Kali Lamong seperti Mojokerto, Lamongan, Gresik dan Surabaya akan saya kumpulkan untuk membahas realisasi dari Perpres tersebut detailnya seperti apa dan peran masing-masing daerah juga seperti apa nantinyah,” jelas Khofifah.
Ia mencontohkan, apakah warga perumahan dan pemukiman di Desa yang menjadi langganan banjir Kali Lamong perlu direlokasi, maka daerah penggantinya itu, menjadi tanggungjawab Bupati dan melibatkan pengembang.
“Begitu juga kalau diperlukan dibuatkan waduk untuk bisa menampung air hujan maka lahan mana saja yang perlu dibebaskan. Untuk relokasi perumahan warga saya serahkan ke Bupati Gresik biar nanti membahas bersama pengembang,” imbuh Khofifah.
Sementara itu Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengaku sudah melaksanakan 5 item kesiapsiagaan penanggulangan bencana sejak awal Desember 2019 sesuai intruksi Gubernur Jatim.

“Khusus daerah ini, sampai dua kali kebanjiran, karena itu kami akan lakukan evaluasi mengapa ini terjadi. Kita tak mau saling menyalahkan tapi bagaimana solusi yang harus kita ambil,” jelas Sambari.
Tentunya, lanjut Sambari goal penyelesaian masalah banjir kali Lamong dalam waktu dekat pihaknya akan duduk bareng dengan Balai Besar Sungai Bengawan Solo , Pemprov Jatim daerah-daerah yang dilalui aliran Kali Lamong seperti Mojoketo, Lamongan, Gresik dan Surabaya.
Selain mengunjungi korban banjir di Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, rombongan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga mengunjungi Desa Banyu Legi Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto namun airnya sudah surut.
(Hari Riswanto)
















