Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Headlines · 18 Des 2019 21:09 WIB ·

FGD Tingkat Kabupaten Tasikmalaya: Membangun Karakter, Potensi Diri Anak Dari Gangguan Kantibmas


 FGD Tingkat Kabupaten Tasikmalaya: Membangun Karakter, Potensi Diri Anak Dari Gangguan Kantibmas Perbesar

Tasikmalaya, Wartanusa.id – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Drs. Iin Aminudin, M.Si menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) tingkat Kabupaten Tasikmalaya dengan tema membangun karakter dan potensi pada diri anak serta mencegah anak dari gangguan kantibmas di wilayah hukum polres Tasikmalaya, bertempat di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (18/12/2019).

Turut hadir Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tasikmalaya, dan tamu undangan lainnya.

Mewakili Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, Iin mengajak para peserta untuk bersama-sama melakukan perubahan dari diri sendiri dan mengambil hikmah serta dapat mengimplementasikan dalam kehidupannya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Pengawas SMA/SMA wilayah Priangan Timur Drs.H.Eded. M.Pd, menyampaikan saat ini berada pada situasi pergeseran nilai nilai bangsa yang terkontaminasi dengan Handphone, maka diperlukan pemupukan Intellgence Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ) dan Spiritual Quotient (SQ) yang berimbang sehingga ketertiban dan kemanan akan terwujud. Beliau menekankan bahwa perubahan dimulai dari dirinya sendiri serta dapat memilah informasi yang diterima.

Dalam pencapaiannya harus didasarkan dengan 3 hal yakni pembentukan karakter bagaimana moral dan kinerja, kompetensi yang harus dimiliki secara komunikatif dan invotif dan literasi mambaca audio dan visual sebagai penanaman anti radikalisme.

Sementara Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra mengatakan banyaknya gangguan dari kantibmas salah satunya penurutan kualitas moral masyarakat dan Tindakan Pidana kejahatan diwilayah Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2019 meningkat dari tahun 2018, dari 25 kasus menjadi 33 kasus. Doni menekankan bahwa Generasi muda adalah aset di masa depan dan Menciptakan potensi kuat untuk masa yang akan datang.

Permasalahan pertama anak yang terlibat dalam kejahatan sebagian besar dilatar belakangi dari keluarga dan lingkungan.

Pola didik anak menjadi kunci utama untuk terbentuknya karakter anak ditambah dengan semakin banyak sumber paparan negatif dan Internet menjadi bagian tak bisa di pisahkan serta kurangnya porsi pendidikan moral bagi anak-anak antara di sekolah dan di rumah, disamping rendahnya kesadaran hukum.
(BI)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pascasarjana IAIN Langsa Sosialisasi PMB di Kabupaten Langkat

5 Mei 2026 - 14:36 WIB

Polemik Desil, Pemuda Muslimin Aceh Usul Gubernur Bentuk Lembaga Khusus Urusan JKA

29 April 2026 - 11:14 WIB

Ketua Pemuda Muslimin Aceh, Dr. Yulizar Kasma.

Pemko Langsa Juara 1 Kategori Pengendali Inflasi Terbaik Se Sumatera

25 April 2026 - 22:02 WIB

Konstatering Putusan Perkara Perbuatan Melawan Hukum oleh PN Langsa Berlangsung Ricuh

23 April 2026 - 17:11 WIB

Rektor IAIN Langsa Hadiri Pertemuan Penguatan Sinergi PTKIN dan Kanwil Kemenag di Jakarta

16 April 2026 - 11:35 WIB

Rudapaksa Anak Kandung, Seorang Ayah di Langsa Terancam 20 Tahun Penjara

14 April 2026 - 11:35 WIB

Trending di Aceh