Menu ✖

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Jabar · 26 Nov 2019 16:37 WIB ·

GNPK RI Jawa Barat: Wasmas Ketat Terhadap Pelaksanaan Kegiatan Jelang Akhir Tahun Anggaran 2019


 GNPK RI Jawa Barat: Wasmas Ketat Terhadap Pelaksanaan Kegiatan Jelang Akhir Tahun Anggaran 2019 Perbesar

BANDUNG, Wartanusa.id – Kasus korupsi di pembangunan infrastruktur terjadi dengan berbagai macam modus, terbanyak adalah mark up pada proses Pengerjaan Barang dan Jasa, dan melalui suap Kepala Daerah. “GNPK RI selaku Ormas yang berskala Nasional yang pergerakannya fokus terhadap pencegahan korupsi, memandang, di pelaksanaan akhir tahun anggaran 2019, disinyalir bakal terjadi indikasi penyimpangan program dan anggaran pada Instansi Pemerintah khususnya di Wilayah Kab/Kota di Jawa Barat.” Ucap Nana Hadiwinata selaku Ketua GNPK RI Provinsi Jawa Barat kepada salah satu awak media melalui sambungan seluler, Selasa (26/11/19).

Menurut Nana, “Indikasi penyimpangan tersebut antara lain adanya penggunaan anggaran yang bukan peruntukkannya, merubah spek teknis kegiatan pembangunan, menaikan harga satuan suatu kegiatan, mensiasati pekerjaan agar prestasi kegiatan 100% padahal belum mencapai 100%. Hal ini semata hanya untuk mengejar daya serap Anggaran Daerah agar tercapai optimal.”

“Perbuatan korupsi yang dilakukan oknum Kepala Daerah yang bersekongkol dengan Pejabat Dinas serta pihak swasta sangat merugikan masyarakat di daerah, selain melanggar sumpah jabatan, Korupsi Kepala Daerah telah mengkhianati masyarakat yang memilih dalam proses demokratis. Modus seperti ini adalah merupakan bentuk persekongkolan para pejabat, diantaranya Kadis, Sekda dan bahkan Kepala Daerah dan para pengelola proyek lainnya. Dalam hal ini tidak sedikit para pelaku usaha yang menjadi korban karena tekanan harus membuat laporan prestasi pekerjaan 100%.” Tegas Nana.

“Untuk itu GNPK RI Jawa Barat menerjunkan Timsus agar dapat melakukan pengawasan secara ketat terhadap kemungkinan kemungkinan adanya peluang penyimpangan program dan anggaran tersebut sehingga mengakibatkan adanya Kerugian Negara dan berakibat pada prilaku perbuatan melawan hukum karena adanya tindak pidana korupsi.” Cetusnya.

“Sekali lagi saya selaku Pimpinan Wilayah Provinsi Jawa Barat Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI) tegaskan kepada Timsus Tipikor Jawa Barat, agar betul – betul melakukan pengawasan sehingga mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.” Tandasnya.

“Namun demikian bila nanti ditemui adanya penyimpangan tersebut, GNPK RI akan segera melayangkan Laporan Pengaduan kepada Penegak Hukum agar mempertanggung jawabkannya secara hukum di Pengadilan Tipikor. Kami ucapkan selamat bekerja kepada Timsus Tipikor GNPK RI Jawa Barat dan Salam Antikorupsi.” Pungkas Nana mengakhiri percakapan. [Eka].

Artikel ini telah dibaca 200 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mulai 08 Juli 2026, Warga Kota Langsa Bisa Daftar Nikah Gratis di Pendopo

5 Juli 2026 - 22:19 WIB

Mahar Nikah Gratis Kota Langsa.

Tim PKM Dosen USCND dan STIM Pase Wujudkan Inovasi Produk Unggulan UMKM di Kota Langsa

18 Juni 2026 - 20:54 WIB

Pembekalan pada produk dendeng jantung pisang di Gampong Sidodadi.

Pascasarjana IAIN Langsa Sosialisasi PMB di Kabupaten Langkat

5 Mei 2026 - 14:36 WIB

Pemko Langsa Juara 1 Kategori Pengendali Inflasi Terbaik Se Sumatera

25 April 2026 - 22:02 WIB

Rektor IAIN Langsa Hadiri Pertemuan Penguatan Sinergi PTKIN dan Kanwil Kemenag di Jakarta

16 April 2026 - 11:35 WIB

Penyanyi Asal Kota Langsa Dwitya Maharani Launching Single Perdana Aceh Berjudul “Lam Cerana”

12 April 2026 - 20:08 WIB

Cover Lagu "Lam Cerana" by Dwitya Maharani.
Trending di Aceh