Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 29 Jul 2023 19:47 WIB ·

UPTD PPA Langsa Dampingi Sembilan Bocah Korban Pelecehan Seksual


 UPTD PPA Langsa Dampingi Sembilan Bocah Korban Pelecehan Seksual Perbesar

Wartanusa.id – Langsa | Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Langsa memberikan pendampingan kesehatan fisik dan psikis kepada sembilan anak di bawah umur yang menjadi korban pelecehan seksual.

Kepala UPTD PPA Kota Langsa, Putri Nahrisah, menyampaikan, kejadian itu diketahui setelah korban didampingi orang tuanya melapor ke UPTD PPA, terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang kakek berumur 60 tahun.

Pasca laporan itu, UPTD PPA Langsa melakukan penjangkauan dengan mendata korban dan ternyata sudah sembilan anak bawah umur yang menjadi korban.

“Diantara sembilan korban itu, salah satunya adalah anak kandung pelaku sendiri,” sebut Putri Nahrisah, kepada wartawan, Sabtu, (29/07/2023).

Kata Putri, kejadian itu terjadi dalam kurun waktu lama, bahkan ada korban yang sudah mendapat prilaku bejat itu sejak masih di sekolah TK.

Putri menjelaskan, pendampingan kesehatan fisik dan psikis yang diberikan kepada korban nantinya akan melibatkan dokter, psikolog dan tenaga ahli lainnya yang dibutuhkan korban.

“Kami terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan pihak gampong untuk memperoleh informasi lebih lanjut karena dikhawatirkan ada korban-korban lain yang belum melapor ke kita,” sebutnya.

Lanjut Putri, kejadian ini merupakan hal yang sangat membuat sedih dan khawatir bahwa ternyata anak-anak merupakan sasaran dari kekerasan orang-orang terdekat mereka, dan ini merupakan tanggung jawab bersama.

Untuk itu, dibutuhkan partisipasi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat agar menjaga anak-anak Kota Langsa untuk dapat tumbuh kembang dengan baik dan bebas dari tindak kekerasan dalam bentuk apapun. UPTD PPA juga mengimbau kepada para orang tua dimanapun untuk lebih peka dan meningkatkan komunikasi dengan anak.

Karena, sambung Putri, dari kasus- kasus sepert ini biasanya anak sudah mengadu kepada orang tuanya. Namun orang tua tidak menanyakan lebih lanjut pada saat pengaduan pertama kali oleh anak tersebut, sehingga sang anak menjadi korban berulang-ulang.

Selama ini UPTD PPA rutin melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada anak-anak dan para orang tua tentang modus- modus yang biasanya digunakan para pelaku kekerasan dan bagaimana anak harus bersikap terhadap hal-hal tersebut.

“Program ini akan terus kami tingkatkan agar masyarakat memahami serta saling siaga,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 123 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Laju Pertumbuhan PAD Kota Langsa Meroket, Skor 37,62 Persen Secara Nasional Setingkat di Bawah Denpasar

2 Juli 2026 - 09:40 WIB

Penobatan laju pertumbuhan PAD Kota seluruh Indonesia.

Nahdatul Ulya Juara 1 Dalail Khairat Festival Santri Meuseuraya II Kota Langsa Tahun 2026

28 Juni 2026 - 20:52 WIB

Tanamkan Tauhid Sebagai Kompas, HMI Langsa Cetak Kader Kritis dan Bijak Bertindak

28 Juni 2026 - 20:16 WIB

Tim URC Polres Langsa Tangkap Pelaku Pelecehan Anak Bawah Umur

26 Juni 2026 - 14:29 WIB

Camat Langsa Lama Lantik Pj Geuchik Seulalah & Meurandeh Dayah

25 Juni 2026 - 16:10 WIB

Muhammad Tarmizi Ditunjuk sebagai Plh Kadis DP3A Dalduk KB Langsa

25 Juni 2026 - 15:27 WIB

Plh Kepala DP3A Dalduk &KB Kota Langsa, Muhammad Tarmizi.
Trending di Aceh