Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 22 Sep 2022 21:01 WIB ·

Terkesan Hanya Ciptakan Proyek, Disdikbud Langsa Rehab SD Terbengkalai


 Terkesan Hanya Ciptakan Proyek, Disdikbud Langsa Rehab SD Terbengkalai Perbesar

Wartanusa.id – Langsa | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Langsa menyulap bangunan bekas SD Negeri 2 Kebun Baru Langsa yang sudah lama tidak beroperasi menjadi SMP Negeri 14.

Pantauan Wartanusa.id, sekolah tersebut terletak di Dusun IV Pondok Nias, Desa Pondok Kelapa Kecamatan Langsa Baro dan jauh dari pemukiman warga.

Saat ini, sedang dilakukan pembangunan Rehabilitasi bersumber dari Dana Otonomi Khusus Kab/Kota (DOKA) Kota Langsa dengan nomor kontrak: 08/SPK/PPK-DISDIK/DOKAFisik/2022, nilai kontrak Rp 574.057.900, pelaksana CV Mekanikal Struktur, perencana CV Olvy Consultant dan Pengawas CV Young Creative Consultant.

Menurut warga sekitar, Zainul (53) kepada wartanusa.id, Kamis (22/09/2022) mengatakan sekolah tersebut dulunya merupakan SD Negeri 2 Kebun Baru dan sudah lama tidak ada siswanya.

“Dulu itu SD Negeri 2 Kebun Baru dan sudah sekitar 10 tahun ditutup karena tidak ada muridnya,” kata Zainul sambil menunjuk bangunan yang sedang dikerjakan itu.

Menanggapi hal tersebut, Manager Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Rumoh Aceh, Sukma M. Thaher, Spd merasa aneh.

“Pasalnya, saat SD saja sekolah itu kurang peminat sehingga sudah lama ditutup. Mengapa dibangun dan diganti jadi SMP?” tanyanya.

Belum lagi, tambah Sukma, lokasinya terbilang jauh dari pemukiman, atas dasar apa dibangun SMP disitu. Apa ada jaminan calon siswa akan sekolah disitu. Bukankah lebih baik dianggarkan saja untuk membangun kelas pada SMP-SMP yang lebih banyak peminat dan masih beroperasi sampai sekarang.

“Jadi, menurut kami, ini sangat aneh, proyek itu terkesan sangat dipaksakan dan terindikasi ada permainan semata dalam menciptakan proyek untuk mencari keuntungan pribadi,” pungkas Sukma yang juga Sekretaris Ikatan Alumni FKIP Unsam.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Langsa, Suhartini, dikonfirmasi wartanusa.id via WhatsApp, Kamis, (22/09/2022), belum memberikan jawaban, sementara pesan whatsapp sudah dibaca.

Artikel ini telah dibaca 582 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Seribuan Anak Gampong Baroh Langsa Lama Meriahkan Pawai Obor Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026 - 01:22 WIB

Iringan drumband memeriahkan pawai obor Gampong Baroh Langsa Lama.

Pascasarjana IAIN Langsa Sosialisasi Prodi Unggul di Kemenag Aceh Timur

15 Juni 2026 - 13:37 WIB

Lanjutkan Pengabdian, Musliadi Kembali Mencalonkan Geuchik Gampong Sungai Pauh Pusaka

14 Juni 2026 - 15:14 WIB

Penyerahan berkas pendaftaran calon Geuchik Musliadi kepada Ketua PPG Sungai Pauh Pusaka Ahmad Yani.

KONI – IAIN Langsa Teken MoU Pengembangan Olahraga

13 Juni 2026 - 17:17 WIB

Penandatanganan MoU antara IAIN Langsa dan KONI Kota Langsa pada Rakerkot KONI Kota Langsa.

Raker KONI Kota Langsa 2026 Rumuskan Strategi Pembinaan Atlet Menuju PORA XV

13 Juni 2026 - 16:14 WIB

62 Calon Mahasiswa Pascasarjana Doktor dan Magister IAIN Langsa Ikut Ujian Seleksi

10 Juni 2026 - 10:56 WIB

Trending di Aceh