Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 6 Mei 2020 18:39 WIB ·

Tarif Listrik Meroket, HMI Cabang Langsa: PLN Jangan Memeras Rakyat


 Teks Foto: Ketua HMI Cabang Langsa, Boidatul Khoi, ST. Perbesar

Teks Foto: Ketua HMI Cabang Langsa, Boidatul Khoi, ST.

Wartanusa.id – Langsa | HMI Cabang Langsa menyesalkan kenaikan tarif listrik yang dapat menyengsarakan rakyat, apalagi di tengah mewabahnya Covid-19.

“Kenaikan tarif listrik tanpa pemberitahuan, sama juga dengan pemerasan,” demikian disampaikan Ketua HMI Cabang Langsa, Boidatul Khoi kepada wartanusa.id. Rabu, (06/05/2020).

Dijelaskannya, menurut Boi, kenaikan tarif listrik tanpa pemberitahuan ini, diduga sudah merupakan tindakan memeras rakyat.

“Artinya, masyarakat pastinya terkejut dengan kenaikan ini, apalagi mencapai 100 persen, ini kan sama juga dengan pemerasan,” kata Boi mengulangi.

Untuk itu, Boy meminta pihak PLN segera mengklarifikasi dan memberitahukan kepada masyarakat agar tidak panik dengan isu tagihan lisrik yang melonjak naik.

Maraknya keluhan masyarakat atas tarif listrik yang meroket, mengakibatkan kepanikan, apalagi, kondisi masyarakat saat ini sedang sekarat dalam menghadapi musibah corona. “Kenapa PLN malah menaikkan tarif listrik?” sebutnya bingung.

Harusnya, lanjut Boy, masyarakat jangan dibebankan oleh PLN ketika pembayaran listrik akibat beban yang tinggi tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Melihat kondisi ekonomi masyarakat yang sangat memperihatinkan dalam menghadapi musibah Nasional Covid-19 yang melanda negeri Indonesia tercinta.

“Seharusnya PLN sadar ketika melihat kondisi ekonomi masyarakat yang tidak jelas seperti ini, bukan malah memeras rakyat dengan tarif listrik yang tidak sewajarnya,” pungkas Boi.

Atas hal ini, pihaknya juga akan menyampaikan aspirasi ini secara berjenjang agar sampai ke PLN atau Pemerintah Pusat.

“Kami akan sampaikan ke Badko dan PB HMI agar disampaikan ke pemerintah pusat dan segera diperbaiki dimana kekeliruan.

Terutama dapat membantu seluruh warga yang terdampak Covid-19, bukan malah menaikkan tagihan listrik,” tutup mantan Ketua DPM UNSAM ini.

Artikel ini telah dibaca 242 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Langsa Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Jujur dan Akurat

21 Juni 2026 - 15:04 WIB

Jadup Tahap II Pascabencana di Kota Langsa Mulai Disalurkan, Total Anggaran Capai Rp374,6 Miliar

20 Juni 2026 - 20:46 WIB

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana memantau penyaluran Jadup Tahap 2.

Wali Kota Langsa Bersama Masyarakat Sambut Kepulangan Jamaah Haji

19 Juni 2026 - 23:32 WIB

Maju Pilchiksung, Calon 04 Sari Endra Usung Jargon “Karang Anyar Bersatu”, Berikut Visi Misi dan Programnya

19 Juni 2026 - 22:35 WIB

Bantuan Jadup, Stimulan Ekonomi dan Isi Hunian Tahap II di Kota Langsa untuk 31.772 KK Segera Disalurkan 

19 Juni 2026 - 10:40 WIB

P2G Meurandeh Aceh Tetapkan Nomor Urut Calon Geuchik

18 Juni 2026 - 22:36 WIB

Calon Geuchik Gampong Meurandeh Aceh, Kota Langsa.
Trending di Aceh