Wartanusa.id – Langsa | Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, Nursal Saputra mengimbau warga bantaran sungai pindah.
“Kami koordinasi dengan dinas terkait, PU Kota Langsa, dan Provinsi. Kalau masyarakat di bantaran sungai memang dihimbau untuk pindah,” ujar Nursal kepada wartanusa.id. Senin (08/08/2022) menyikapi pemberitaan terkait jebolnya tanggul di Gampong Seulalah Baru akibat dihantam erosi.
Menurutnya, sungai menjadi kewenangan pemerintah Provinsi Aceh, maka perlu melakukan koordinasi meski apabila ada permasalahan akan tetap dilakukan penanganan.
“Karena sungai kewenangan provinsi, kita tetap mengajukan penanganan untuk tanggul yang dihantam erosi,” pungkas Nursal melalui Whatsapp.
Sebelumnya, terpantau di lokasi, tanggul tersebut pecah sekira 10 meter lebih dengan dengan gerusan sekira lima meter dari tepi sungai. Sementara jarak pecahnya tanggul ke pemukiman 15 sampai 20 meter.
Warga setempat, Pani (26) kepada wartanusa.id, Kamis (08/08/2022) mengatakan tanggul ini, pecah mengakibatkan longsor terjadi sejak banjir beberapa waktu lalu.
Bersama warga sekitar tanggul, ia merasa khawatir apabila tidak segera diperbaiki bisa makin meluas dan menggerus tanah hingga menghantam bagian belakang rumah, apalagi saat air sungai meluap.
















