Wartanusa.id – Aceh Timur | Gerakan Seniman Masuk sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Timur kini mulai menggalakkan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).
Di harapkan dengan adanya kegiatan tersebut siswa siswi bisa mencintai nilai seni budaya daerah dan bisa meningkatkan Ekosistem sekolah yang berbudaya, juga bisa melestarikan, melindungi,mengembangkan budaya daerah, tersedianya sumber daya yang handal di bidang kesenian.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, MPd, melalui Kabid Budaya, Dra.Zuhra Wati dalam laporannya mengajak seluruh siswa/i yang memiliki bakat seni untuk terus mengembangkan diri, karena sekolah tetap memberikan peluang tersebut melalui kegiatan ekstrakurikuler.
“Berbagai kegiatan ekstra-kurikuler dapat terus dikembangkan di sekolah, terutama seni budaya lokal, sehingga dapat terus lestari di Aceh,” kata Zuhrawati seraya meminta, seluruh sekolah SMP di bawah Korwil Simpang Ulim untuk dapat mengembangkan seni lokal sebagai warisan budaya.
Zuhra juga mengatakan, GSMS Kegiatan seniman masuk sekolah tahun 2020 dilaksanakan di Aula SMPN 1 Pante Bidari dan SMPN 1 Simpang Ulim dan kegiatan dilaksanakan dengan metode sosialisasi dan atraksi seniman didepan peserta didik, seniman seniman yang kita tampilkan adalah seniman yang handal di bidangnya masing masing antara lain, Tari Seudati, Tari Saman, Seni Tari, Seumapa dan lain tutup. Zuhra. (Hasan Basri Maken)
















