Menu ✖

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 25 Jul 2020 15:06 WIB ·

Sekolah Ini Minim Guru PNS, Ini Harapan Kaseknya


 Sekolah Ini Minim Guru PNS, Ini Harapan Kaseknya Perbesar

Simeulue | Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, sangat minim tenaga pengajar yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sekolah pertama di kecamatan pesisir pantai itu, saat ini hanya memiliki tiga orang tenaga pengajar yang berstatus PNS. Selain itu, dua orang guru kontrak serta tujuh orang guru yang masih berstatus bakti di sekolah yang didirikan tahun 1983 itu.

“Tiga orang guru PNS itu termasuk saya sebagai kepala sekolah, sementara yang lainnya, masih kontrak dan berstatus guru bakti,” kata Reni Deprita, S.Pd, M.Pd, Kepala Sekolah (Kasek) SMP itu, Sabtu, 25/07/2020.

Menurut Reni, minimnya tenaga pengajar yang berstatus PNS itu dikawatirkan dapat menurunkan kwalitas serta kwantitas murid di sekolah itu. Sebab, tenaga pengajar yang berstatus PNS itu selain lebih berpengalaman juga telah memiliki sertifikasi ilmu keguruan di bidangnya masing-masing.

“Guru PNS itu biasanya lebih berpengalaman terkait dengan bidang pendidikan. Sebab, mereka telah melalui berbagai pelatihan serta tehnik mengajar, baik itu ditingkat kabupaten maupun ditingkat provinsi dan bahkan secara nasional, sehingga keberadaan mereka di sekolah sangat diperlukan,” ucap Kepala Sekolah berparas cantik itu.

Dijelaskan Reni, meski sekolah yang dipimpinnya itu memiliki keterbatasan tenaga pengajar yang berstatus PNS dan juga kontrak. Namun tetap memberikan yang terbaik kepada murid sekolah itu, ini dibuktikan pada tahun ajaran 2017-2018, siswa sekolah itu meraih prestasi sebagai juara satu nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Kabupaten Simeulue. Sedangkan pada tahun 2018-2019, sekolah itu kembali meraih prestasi juara dua UNBK sekabupaten paling ujung Sumatra itu.

“Dengan keterbatasan ini, kita tetap berupaya memberikan yang terbaik kepada murid kita. Harapan saya, semoga dari pihak terkait dapat memperhatikan hal ini, sehingga pendidikan kita di Simeulue ini semakin lebih baik lagi,” harap Reni Deprita.(Ai)

Artikel ini telah dibaca 259 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wakil Wali Kota Langsa Lepas Keberangkatan Kontingen Pramuka Jambore Nasional

8 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Empat Mahasiswa FUAD IAIN Langsa Magang Internasional

4 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Lepas Sambut Geuchik, TM Yogi Prahananda: Pelayanan Optimal Menuju Seulalah Baru Juara

3 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Sertijab Geuchik Karang Anyar Dihadiri Anggota DPRK Langsa dan Dua Camat

3 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Sertijab Geuchik Gampong Karang Anyar Kecamatan Langsa Baro.

FUAD IAIN Langsa Sosialisasi Program RPL, Mudahkan ASN dan Praktisi Lanjut Kuliah

3 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa Terima Penghargaan Penyelamatan Arsip Terbaik se Sumatera

3 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Foto bersama Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa, Meilisa Ramandha dengan tim penyelamatan arsip.
Trending di Aceh