Wartanusa.id – Aceh Timur | Sejumlah warga Gampong (Desa) Aramiyah mendatangi kantor Camat Birem Bayeun mempertanyakan beberapa hal terkait pelayanan Pemerintahan Gampong setempat.
Terpantau wartanusa.id, belasan warga Aramiyah mendatangi Kantor Camat Birem Bayeun sekira pukul 10.00 Wib. Selasa (25/01/2022).
Salah seorang perwakilan warga Aramiyah, Mus mengatakan kedatangan mereka untuk menyampaikan keluhan terkait pelayanan di gampongnya.
“Pasalnya, untuk membuat surat keterangan dari desa saja, kertas dan tinta printer harus kami beli sendiri, akibat tidak adanya inventaris gampong,” ungkapnya.
Bukan hanya itu, lanjut Mus, permasalahan juga berawal dari datangnya surat permintaan hasil Musrenbangdes tahun 2022 oleh Kecamatan Birem Bayeun. Namun dokumen hasil Musrenbangdes tidak ada di kantor.
“Dengan tidak adanya berita acara Musrenbangdes tersebut, maka merugikan gampong ini,” ujarnya.
“Kami menduga adanya upaya yang mempersulit kerja Plt Keuchik Aramiyah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Terpisah, Kaur Umum Gampong Aramiyah, Abdurrahman saat ditemui wartanusa.id menyampaikan bahwa setelah keuchik lama cuti diganti oleh Plt Keuchik, alat-alat inventaris dan ATK lainnya tidak ada di kantor.
“Laptop, laporan pertanggungjawaban, laporan hasil Musrenbangdes, ATK dan lainnya dibawa pulang sama Keuchik Harun (Keuchik lama_red). Jadi sekarang kita tidak dapat menjalankan pelayanan kepada masyarakat,” kata Rahman.
Plt Keuchik Aramiah, Muhamar Kadafi menyampaikan bahwa persoalan tidak adanya ATK dan alat-alat inventaris gampong di kantor sudah disampaikan kepada Camat Birem Bayeun. Namun apa yang disampaikan itu tidak ada respon dari camat.
“Setelah saya ditunjuk sebagai plt, saya masuk kantor dan disitu tidak ada peralatan semua, bahkan selembar kertas pun tidak ada. Saya berinisiatif untuk meminjam uang untuk membeli ATK supaya dapat berjalan kembali pelayanan untuk masyarakat,” ujar Kadafi.
“Apa yang saya lakukan sudah saya laporkan ke camat, namun beliau menanggapi dengan kata saya jangan menghambur-hamburkan uang. Padahal itu saya lakukan demi berjalannya proses pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat Birem Bayeun, Iskandar, S Kom yang ditemui wartanusa.id, Selasa (25/01/2022) di ruang kerjanya mengatakan pihaknya sudah melakukan pembinaan kepada perangkat Gampong Aramiyah.
Iskandar menerangkan bahwa hal ini baru diketahuinya. Karena, sebelumnya, dirinya sudah sering ke desa seperti memonito pelaksanaan vaksin.
Atas hal tersebut, dirinya pun segera memanggil perangkat desa untuk dimintai penjelasan.
Menurut keterangan perangkat, sambung Camat, memang ada aset yang dibawa pulang untuk melakukan pekerjaan dari rumah seperti laptop dan beberapa perangkat kerja lainnya untuk bekerja di rumah.
“Kami akan tindak lanjuti keluhan warga dengan terus melakukan pembinaan kepada perangkat. Sedangkan Keuchik yang lama sudah coba dipanggil, tapi masih dalam keadaan sakit,” imbuhnya.












