Wartanusa.id – Langsa | Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Aceh meramaikan tabligh akbar Al Habib Bahar bin Smith yang digelar di Markas Majelis Azzabidie di Gampong Jawa Kecamatan Langsa Kota. Senin malam (20/03/2023).
Pantauan wartawan, para jemaah tampak memadati hingga ke jalan-jalan, guna mengikuti tabligh Akbar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah.
Selain warga Langsa, jamaah yang hadir juga berasal dari beberapa daerah lain di Aceh, seperti dari Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Banda Aceh, Aceh Tamiang dan Aceh Timur.
Ikhsan (35), salah seorang warga Aceh Utara saat ditemui di lokasi acara menyampaikan bahwa dirinya beserta istri dan anaknya sengaja datang untuk mengikuti Tabligh Akbar itu untuk mendengarkan dan tambahan ilmu agama dari ulama muda kharismatik Nusantara tersebut.
“Setelah kami membaca berita tentang akan datangnya Habib Bahar bin Smith ke Langsa untuk mengisi acara tabligh Akbar sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadhan, kami sekeluarga beserta warga lainnya berencana mengikuti acara tersebut.
Alhamdulillah kami sampai kemari. Kami sangat bersyukur dapat melihat dan mendengarkan secara langsung tausiyah yang disampaikan Habib Bahar bin Smith yang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW,” imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan Zulkifli (42), warga Banda Aceh. Ia juga mengatakan bahwa dengan menggunakan angkutan umum, keluarga datang ke Kota Langsa hanya ingin menghadiri Tabligh Akbar bersama Habib Bahar bin Smith.
“Kami tiba di Langsa tadi pagi pukul 09.15 WIB. Dari pukul 19.30 kami sudah ditempat ini, walaupun sedikit berdesak-desakan dan tidak dapat melihat dari dekat, tapi kami senang dan bahagia dengan kedatangan Dzurriyah Rasulullah yaitu Habib Bahar bin Smith,” kata Zulkifli.
Dikatakannya, walaupun harus menempuh perjalanan sekitar 9 jam untuk tiba di Langsa, bagi keluarganya hal itu bukanlah suatu halangan meski tidak dapat melihat secara dekat.
“Walau jauh dan biaya habis, itu bukanlah apa-apa jika dibandingkan dengan keberkahan yang didapat, Insyaallah kami yakin dengan mencintai keturunan Rasulullah kami akan bisa dipertemukan kelak dengan Nabi Muhammad SAW secara langsung di hari akhir,” tandas Zulkifli.
Dalam tausyiahnya, Habib Bahar menyampaikan tentang pentinganha menghormati para ulama, para kiai dan mencintai para keturunan Rasulullah. Oleh mereka adalah pewaris nabi, dan laknat Allah bagi yang membenci dan menghina para ulama, kiyai dan para habaib.
Al Habib Bahar juga kembali mengingatkan para jamaah unuk mempersiapkan diri mengahadapi bulan suci ramadhan ini dengan membersihkan hati agar seluruh ibadah yang dilakukan pada bulan yang penuh berkah dan pengampunan ini tidak sia-sia dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.
Selama tausyiah berjalan, pekikan takbir dari ribuan pengunjung terus menggema seolah mengguncang se antero Kota Langsa. Habib Bahar menjadi magnet malam itu, sehingga setiap isi tausyiahnya mampu menghipnotis ribuan peserta yang hadir dan tidak beranjak sedikitpun hingga selesai acara hingga pukul 24.00 wib.
Bukan hanya di lokasi acara, ternyata mayoritas warga kota Langsa yang tidak hadir langsung ke lokasi juga mengikuti ceramah habib muda tersebut lewat siaran langsung di youtube dan live streaming channel Majelis Azzabidie.
Acara berlangsung dengan aman dan lancar tanpa ada kendala yang berarti, dan ribuan pengunjung kembali ke tempatnya masing-masing dengan tertib.
















