Menu

Mode Gelap
PWI Aceh Serahkan Bantuan Kepada Wartawan Korban Banjir Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 19 Jan 2023 12:52 WIB ·

PN Langsa Eksekusi Perkara YDBU


 Foto : PN Langsa memasang plank eksekusi di Stikes Bustanul Ulum, terletak di Gampong Tualang Teungoh. Perbesar

Foto : PN Langsa memasang plank eksekusi di Stikes Bustanul Ulum, terletak di Gampong Tualang Teungoh.

Wartanusa.id – Langsa | Pengadilan Negeri (PN) Langsa melaksanakan eksekusi riil perkara Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDBU). Kamis (19/01/2023).

Baca : Jelang Eksekusi, YDBU Minta Semua Pihak Patuhi Keputusan Hukum

Pantauan wartanusa.id, proses Eksekusi dimulai sekira pukul 09.00 WIB, mendapat pengawalan dari Polres Langsa yang langsung dihadiri Wakapolres Langsa, Kompol Ichsan, Kabag Ops, Kompol Dheny Firmandika, Kasat Reskrim, Iptu Imam Aziz Rachman, Kasat Intel, AKP Alviandi Lubis dan personel lainnya.

Saat pembacaan keputusan eksekusi oleh Panitera PN Langsa, sempat terjadi protes dari penasehat hukum tergugat Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa, namun eksekusi tetap berjalan lancar.

Panitera PN Langsa saat bacakan Putusan Eksekusi.
Panitera PN Langsa saat bacakan Putusan Eksekusi.

Pelaksanaan Eksekusi Riil tersebut dipimpin oleh Panitera PN Langsa, Azmeiliza Aminuddin, SH dan dihadiri oleh Panitera Muda Perdata PN Langsa, Jurusita PN Langsa, Humas PN Langsa, staf kepaniteraan perdata PN Langsa, pihak Pemohon Eksekusi, Geuchik Gampong Teungoh, Geuchik Blang Pase, Geuchik Alue Pineung Timue, Geuchik Alue Pineung, perwakilan dari Kantor Pertanahan Kota Langsa serta pengamanan dari Babinsa/Bhabinkamtibmas setempat dan anggota Polres Langsa.

Humas PN Langsa, Iman Harrio Putnama, SH, MH mengatakan eksekusi tersebut dilaksanakan atas Penetapan Ketua PN Langsa Nomor 4/Pdt.G/2018/PN Lgs jo Nomor 8/Pdt.G/2019/PT BNA jo Nomor 3480K/Pdt/2019 jo Nomor 188K/Pdt/2022 antara Yayasan Dayah Bustanul Ulum sebagai Penggugat dengan Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa sebagai Tergugat.

Gugatan yang diajukan di Pengadilan Negeri Langsa dengan nomor perkara  4/Pdt.G/2018/PN Lgs tersebut diajukan terhadap perbuatan Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa yang seakan-akan menyatakan dirinya sebagai Yayasan Dayah Bustanul Ulum serta memiliki dan menguasai seluruh harta kekayaan milik Yayasan Dayah Bustanul Ulum.

Pengadilan Negeri Langsa sebagai pengadilan yang menerima, memeriksa, mengadili dan menyelesaikan perkara tingkat pertama dalam amar putusannya tanggal 26 September 2018 mengabulkan gugatan Yayasan Dayah Bustanul Ulum untuk sebahagian, menyatakan Yayasan Dayah Bustanul Ulum adalah yayasan yang sah, pemilik dan berhak atas harta kekayaan berupa tanah, bangunan/gedung, kendaraan, inventaris dan peralatan, buku-buku perpustakaan dan uang yang disimpan di Bank Mandiri dan Bank Mandiri Syariah.

Dalam amar putusan tersebut juga dinyatakan bahwa Akta Pendirian Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa Nomor 104 tertanggal 13 Maret 2009 dan Akta Perubahan Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa Nomor 120, tertanggal 11 Juni 2010 adalah batal demi hukum.

Terhadap putusan Pengadilan Negeri Langsa tersebut pihak Tergugat telah mengajukan upaya hukum mulai dari Banding Nomor 8/Pdt.G/2019/PT BNA, Kasasi jo Nomor 3480K/Pdt/2019 hingga Peninjauan Kembali Nomor 188K/Pdt/2022 yang dalam putusannya Mahkamah Agung menolak permohonan Peninjauan Kembali tersebut.

Pada setiap putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap telah melekat kekuatan eksekutorial. Eksekusi atas putusan pengadilan yang telah memperoleh tidak boleh ditunda pelaksanaannya. Sejalan dengan hal tersebut, maka eksekusi terhadap perkara ini juga harus segera dilaksanakan setelah adanya putusan Peninjauan Kembali Nomor 188K/Pdt/2022.

Eksekusi yang dilaksanakan hari ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Eksekusi yang diajukan oleh Drs. H. Faisal Hasan selaku Pemohon Eksekusi pada tanggal 24 Januari 2022.

Sebelum dilaksanakannya Eksekusi, Pengadilan Negeri Langsa telah melaksanakan konstatering pada 9 Maret 2022 dan sita eksekusi pada 31 Maret 2022 dan 4 April 2022.

Pengadilan Negeri Langsa juga mengadakan rapat koordinasi terkait pelaksanaan eksekusi pada 27 Desember 2022 yang melibatkan Polres Langsa, para Geuchik di objek perkara, para Babinsa/Bhabinkamtibmas di objek perkara, wali santri dan perwakilan guru/dosen untuk menjamin kelancaran pelaksanaan eksekusi sekaligus sebagai momentum bagi pihak YDBU untuk memastikan keberlangsungan proses belajar mengajar setelah pelaksanaan eksekusi di hadapan wali santri dan perwakilan guru/dosen.

Eksekusi tersebut dilaksanakan terhadap objek-bojek eksekusi yang tersebar di beberapa tempat meliputi sebidang tanah yang di atasnya berdiri sejumlah bangunan dan inventaris.

“Adapun eksekusi dilakukan atas objek di kampus STIKES Bustanul Ulum (dulu dikenal dengan AKBID Bustanul Ulum) di Gampong Tualang Teungoh, sebidang tanah di Gampong Blang Pase, dan sebidang tanah yang luasnya lebih kurang 8 hektar di Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Yayasan Dayah Bustanul Ulum di Gampong Alue Pineung Timue,” pungkas Iman.

Sementara, eksekusi atas sebidang tanah di Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) YDBU di Gampong Alue Pineung Timue belum dilakukan. Saat ini wartawan sedang menunggu proses eksekusi selanjutnya oleh PN Langsa.

Artikel ini telah dibaca 629 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

SD Muhammadiyah Lembah Jaya Aceh Tamiang Wisuda Tahfidh Kedua

4 Februari 2023 - 23:30 WIB

Putra Zulfirman Kembali Pimpin PWI Langsa

30 Januari 2023 - 20:32 WIB

Ketua PWI Langsa Putra Zulfirman.

Nasir Nurdin : PWI Langsa Role Model Organisasi

30 Januari 2023 - 12:37 WIB

Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin.

Polsek Langsa Timur Ciduk Pencuri Sepmor

29 Januari 2023 - 18:13 WIB

Seorang Pria di Langsa Ditemukan Tewas Gantung Diri

29 Januari 2023 - 17:52 WIB

Ilustrasi

KPH Wilayah IV Aceh Surati PT RM, Minta Hentikan Aktivitas di Kawasan Hutan Produksi

28 Januari 2023 - 03:28 WIB

Trending di Aceh