Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 4 Sep 2020 14:16 WIB ·

Pemerintah Diminta Cari Solusi Menghadapi Kemungkinan Resesi dan Krisis Ekonomi


 Teks Foto : Koordinator FL2MI Aceh, Amiruddin. Perbesar

Teks Foto : Koordinator FL2MI Aceh, Amiruddin.

Wartanusa.id | Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI) Provinsi Aceh meminta Pemerintah Pusat mencari solusi dalam upaya menghadapi dampak kemungkinan resesi dan krisis ekonomi yang berkepanjangan.

“Pasalnya sejak 2 bulan terakhir deflasi indonesia mencapai 0.05 %. Ini menjadi sejarah semenjak 9 tahun tidak pernah terjadinya deflasi secara dua bulan berturut-turut yang terjadi di bulan Juni dan Agustus,” ungkap Koordinator FL2MI Aceh, Amiruddin melalui rilisnya kepada wartanusa.id. Jum’at (04/09/2020).

Menurutnya, Pemerintah Indonesia perlu untuk membangun strategi agar deflasi ini tidak berlangsung terus menerus yang akan berakibat fatal apabila terjadinya resesi besar di Indonesia.

Oleh sebab itu, Pemerintah perlu membuat rumusan agar daya beli masyarakat meningkat kembali, sehingga deflasi terhadap kebutuhan-kebutuhan pokok tidak terus berlanjut,” sambung Ami sapaan akrabnya.

Di tahun ini sudah terjadi penurunan perekonomian sampai -5,32%. Menjadi perhatian kita bersama, apakah pemerintah akan terus membiarkan penurunan perekonomian ini dengan tidak mencari sumber penyelesaiannya dengan baik.

Jadi, apabila pemerintah terus membiarkan hal ini terjadi maka krisis ekonomi yang terjadi di tahun 1998 kemungkinan akan terulang kembali, dimana krisis ekonomi membuat peluang kriminal meningkat dan kerusuhan terjadi dimana-mana.

Dengan masih adanya penambahan yang terkena dampak Covid-19, maka dinilai penting kepada Pemerintah Indonesia untuk mencari solusi cepat dan terukur agar penyebaran tidak terus terjadi agar kehidupan sosial masyarakat normal kembali.

Kemudian diharapkan juga kepada Pemerintah Indonesia harus dengan bijak menerima masukkan dan kritikan dari masyarakat yang tidak menginginkan adanya krisis ekonomi yang berkepanjangan di Indonesia,” demikian tutup Aktifis muda pergerakan Aceh ini.

Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Langsa Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Jujur dan Akurat

21 Juni 2026 - 15:04 WIB

Jadup Tahap II Pascabencana di Kota Langsa Mulai Disalurkan, Total Anggaran Capai Rp374,6 Miliar

20 Juni 2026 - 20:46 WIB

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana memantau penyaluran Jadup Tahap 2.

Wali Kota Langsa Bersama Masyarakat Sambut Kepulangan Jamaah Haji

19 Juni 2026 - 23:32 WIB

Maju Pilchiksung, Calon 04 Sari Endra Usung Jargon “Karang Anyar Bersatu”, Berikut Visi Misi dan Programnya

19 Juni 2026 - 22:35 WIB

Bantuan Jadup, Stimulan Ekonomi dan Isi Hunian Tahap II di Kota Langsa untuk 31.772 KK Segera Disalurkan 

19 Juni 2026 - 10:40 WIB

P2G Meurandeh Aceh Tetapkan Nomor Urut Calon Geuchik

18 Juni 2026 - 22:36 WIB

Calon Geuchik Gampong Meurandeh Aceh, Kota Langsa.
Trending di Aceh