Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Jambi · 3 Jan 2020 14:54 WIB ·

Masyarakat Pematang Lingkung Dihebohkan oleh Oknum Kades yang Berlagak Koboy


 Masyarakat Pematang Lingkung Dihebohkan oleh Oknum Kades yang Berlagak Koboy Perbesar

Kerinci, Wartanusa.id – Desa Pematang Lingkung Kecamatan Batang Merangin Kabupaten Kerinci Sabtu (14/12//19), Masyarakat Pematang Lingkung di hebohkan oleh oknum Kades yang berlagak Koboy.

Dia (kades.red) diduga berlaku tak pantas pada Masyarakat Desanya sendiri, menganiaya hingga menyebabkan korban syok. Pelaku yakni Kades Pematang Lingkung yang sehari-hari kerap di sapa pak Anton yang diduga sengaja melakukan penganiyaan.

Dikonfirmasi pewarta, penduduk setempat yang tidak mau di sebutkan namanya, menerangkan kepada penulis, kejadian ini berawal dari menghibahkan tanah untuk pembuatan jalan setapak.

Kata dia, “menurut pak Kades, pak misdiharto menghibahkan tanahnya sebanyak 6 meter, untuk pembuatan jalan setapak, di Daerah Pematang Lingkung tersebut, sedangkan pak misdiharto hanya ingin menghibahkan tanahnya, sebanyak tiga meter saja,” ujarnnya.

Masih sumber, sambung dia, “Hibah kepada Desa Pematang Lingkung, di hari Sabtu pagi pak Misdiharto bersama anak istrinya pergi mematok tanah sebanyak tiga meter yang akan di hibahkannya kepada masyarakat setempat untuk di buatkan jalan setapak.” Ujarnya.

Lanjut dia, pada waktu yang berbeda datanglah pak Anton selaku Kades Pematang Lingkung menemui pak Misdiharto di lokasi tanah tersebut, maka terjadilah cekcok mulut dan penganiyaan terhadap Misdiharto, sehingga menyebabkan korban Misdiharto di bawa ke rumah sakit sungai penuh untuk melakukan pengobatan secara medis.

Selang waktu berbeda lanjut sumber, pak Anton (kades.red) menemui korban untuk meminta maaf atas kekhilafannya yang telah menyebabkan Misdiharto di rawat di RSUD MH.A Thalib Sungai Penuh, secara kekeluargaan Keluarga Misdiharto sepakat memberikan maaf kepada Kades Pematang Lingkung tersebut, terang sumber. Namun, Misdiharto beserta Keluarga juga melaporkan Kades ke Polsek Batang Merangin dengan membawa bukti pengobatan dari Medis agar hukum benar-benar ditegakkan.

Di lain tempat, sumber terpercaya media ini berinisial A sekaligus dia menyebutkan secara rinci terkait Misdiharto, saksi sudah di panggil oleh Kapolsek Batang Merangin, penulispun menemui korban Misdiharto di kediamannya di Desa Pematang Lingkung.

“Ya benar ada kejadian tersebut telah menimpa saya dan di waktu itu anak dan istri saya juga menyaksikan hal tersebut sedangkan anak saya masih berumur tiga tahun hingga menyebabkan trauma hingga saat ini, begitupun dengan istri saya sampai saat ini tidak mau banyak bicara karena masih dalam keadaan trauma atas kejadian kemarin.” Katanya.

“Karena keterbatasan keadaan ekonomi, saya memutuskan untuk secepatnya pulang dari rumah sakit, dan di infus oleh dokter terdekat saja,” ungkap Misdiharto kepada media ini (24/12/19) dikediamannya.

Dalam kondisi sakit-sakitan, Misdiharto mengatakan, SP2HP sudah diterimanya dari Polsek Batang Merangin, dia sangat berterima kasih atas tindak lanjut laporan penganiyaan terhadap dirinya, dan dia berharap kepada Penegak Hukum untuk menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan dan Peraturan yang telah ditetapkan. (Mano/Red)

Artikel ini telah dibaca 276 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rektor IAIN Langsa : Bekerja Untuk Negara Harus Maksimal

7 Februari 2026 - 12:42 WIB

Rapat Kerja IAIN Langsa Fokus pada Transformasi Tridharma Perguruan Tinggi

5 Februari 2026 - 22:40 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Wali Kota Langsa Tegaskan Kesiapan Dukung Program Nasional

3 Februari 2026 - 09:14 WIB

IAIN Langsa Sosialisasi PMB di Sumatera Utara

2 Februari 2026 - 14:22 WIB

Junaedhi Mulyono Ketum APDESI Terpilih, Wilda Mukhlis: Semangat APDESI Makin Maju

30 Januari 2026 - 02:38 WIB

Foto usai Munas V, Ketum APDESI Terpilih Junaedhi Mulyono (kiri), Menteri Desa PDT Yandri Susanto (tengah) dan Ketua APDESI Aceh Wilda Muklhlis (kanan). Kamis, 29 Januari 2026.

Pemko Langsa Raih UHC Award Kategori Madya

27 Januari 2026 - 22:12 WIB

Trending di Aceh