Wartanusa.id – Aceh Timur | Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT) menyalurkan bantuan sembako kepada warga prasejahtera yang memiliki tanggungan anak keterbatasan diri (disabilitas).
Penyaluran bantuan kepada fakir miskin dan disabilitas ini merupakan inisiatif rekan-rekan wartawan yang tergabung di PESAWAT untuk meringankan beban warga kurang mampu dalam suasana bulan suci Ramadhan dan sedang dilanda wabah virus corona.
Demikian dikatakan Ketum PESAWAT, Seni Hendri didampingi pendiri organisasi tersebut, Ismail Abda, Hasballah Kadimin, Iskandar Ishak, TKSK Idi, Rahmat Hidayat, dan sejumlah pengurus lainnya. Rabu (13/05/2020).
Adapun bantuan sembako yang disalurkan berupa beras, minyak goreng, Indomie, telur ayam, gula, sirup, pempes dan roti.
Pada penyaluran pertama, bantuan sembako itu diberikan kepada pasangan Sulaiman dan Yusnidar di Gampong Tanjong, Kecamatan Idi Rayeuk.
Lanjut Seni, Sulaiman yang berprofesi sebagai pedagang ikan kecil-kecilan di Kuala Idi ini, menghidupi 7 anak yang masih kecil.
Dari tiga diantara anak-anak Sulaiman memiliki keterbatasan diri yaitu, Surya (19), Munira (16) dan Juanda, sementara dua lainnya merupakan anak yatim yakni Rizki (13) dan Lisa (6).
Atas bantuan tersebut, Yusnidar, Ibu anak-anak tersebut mengucapkan terimakasih atas bantuan yang disalurkan PESAWAT.
Dirinya mengatakan, bahwa ke tiga anaknya tersebut cacat sejak lahir. Oleh sebab itu, bantuan ini sangat meringankan bebannya apalagi dalam kondisi saat ini sedang dilanda wabah virus corona.
“Karena penghasilan sang suami hanya pas-pasan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Yusnidar.
Kemudian, kembali dilanjutkan Ketum PESAWAT beserta rombongan menghampiri kediaman penerima bantuan ke dua yaitu pasangan M Yusuf dan Rohani.
Menurutnya lagi, keluarga ini tergolong kurang mampu yang tinggal di Desa Seuneubok Rambong, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.
Dari keluarga ini, diantara anaknya ada yang mengalami disabilitas yakni Nazaruddin (24) yang merupakan anak ke 7 dari 10 bersaudara.
Secara fisik Nazaruddin lumpuh dan tak mampu berjalan, akibat kondisi kakinya yang mengecil sejak usia 15 tahun,” ucap Seni.
Seperti sebelumnya, kedatangan mereka memang sangat diharapkan. Rohani, Ibu dari 10 anak itu juga sangat berterimakasih atas bantuan sembako yang disalurkan kepada keluarganya.
“Terimakasih atas bantuan sembako yang diberikan ke keluarga kami,” kata Rohani terharu.
Pada kesempatan itu, Ketum PESAWAT, Seni Hendri mengucapkan terimakasih atas dukungan ketua pembina, ketua l, penasehat dan rekan seprofesi di PESAWAT sehingga program penyaluran sembako kepada fakir miskin berjalan sesuai harapan.
“Semoga bantuan yang disalurkan ini, dapat sedikit meringankan beban mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” imbuhnya.
PESAWAT juga mengajak para dermawan untuk saling membantu masyarakat miskin dalam suasana pandemi Covid-19 ini yang mengakibatkan menurunnya pendapatan ekonomi masyarakat.
“Dalam kondisi seperti ini, sekecil apapun bantuan yang disalurkan sangat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Semoga kita terus meningkatkan keperdulian untuk saling membantu dan meringankan beban saudara kita yang kurang mampu,” pungkas Seni Hendri mengakhiri.(Hasan Basri Maken)












