Jangan Gara-Gara Harbolnas, Semua Promo Anda Libas

Jangan Gara-Gara Harbolnas, Semua Promo Anda Libas

Harbolnas 2016

Wartanusa.id – Bagi anda penggemar belanja khususnya belanja online, mulai hari ini (12/12) sampai dua hari kedepan (14/12) akan dihadapkan dengan pilihan yang mungkin bagi anda cukup menggiurkan yakni Harbolnas. Harbolnas atau Hari Belanja Online Nasional adalah sebuah perayaan khusus yang diberikan e-commerce kepada pelanggannya berupa diskon besar-besaran. Awal mula Harbolnas ini terjadi pada 12-12-12 tepatnya 12 Desember 2012 yang diprakarsai oleh 7 perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia. Sejak itu pada tanggal 12/12. e-commerce di Indonesia mulai berlomba-lomba memberikan diskon besar-besaran.

Promo yang diberikan oleh ratusan e-commerce tersebut sangatlah beragam mulai dari diskon besar-besaran hingga 95 persen, voucher potongan harga, hingga penawaran buy 1 get 1 untuk sejumlah produk selama perayaan Harbolnas.

Untuk tahun ini diprediksi akan ada sekitar 62 persen pengguna bakal mengambil keputusan pembelian dari perangkat berbeda yang digunakan pertama kali untuk bertransaksi dalam perayaan Harbolnas yang diikuti lebih dari 200 e-Commerce Indonesia  yang berpartisipasi dalam gelaran rutin ini.

Namun demikian, sebagai konsumen haruslah berhati-hati dalam memanfaatkan kesempatan yang ada setahun sekali ini. Meskipun ada berbagai macam promo menarik dengan potongan harga atau diskon besar-besaran yang sanggup menarik perhatian, sebagai konsumen harus waspada dengan kemungkinan adanya penipuan.

Menurut laporan dari sejumlah media, baru hari pertama Harbolnas berjalan ada beberapa situs yang kedapatan memasang harga maupun diskon yang tidak masuk akal. Contohnya Xiaomi Redmi Note 4-32GB Gold yang dijual seharga Rp 2.069.000 dari harga Rp 99.000 di situs Lazada. Melihat ada kejanggalan pada harga yang diberikan, netizen yang kedapatan melihat kejadian tersebut pun ramai-ramai mengunggahnya di media sosial.

Selain itu adapula Xiaomi Redmi Note 4 dengan spesifikasi RAM 3GB dan ROM 64GB dijual dengan harga awal yang sangat tak masuk akal, yakni Rp 6.000.000. Padahal harga pasarannya saja berkisar Rp 2,1-2,5 juta.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi meminta konsumen tetap waspada saat berbelanja online, khususnya dalam perhelatan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Tulus menyatakan regulasi belanja online masih memiliki resiko yang cukup tinggi.

“Regulasi belanja via online belum jelas dan kuat sehingga berisiko tinggi jika terjadi masalah,” ujar Tulus, Hal ini diperkuat oleh tingginya laporan jumlah pengaduan masalah belanja online.

Dalam menyikapi tren yang sedang naik daun sekarang ini, sebagai konsumen haruslah bijak dan agar lebih waspada untuk melindungi data pribadi ketika hendak belanja online. Selain untuk keperluan transaksi semata, terkadang data pribadi yang diminta ketika melakukan transaksi diperjualbelikan oleh pihak lain. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi di sebuah situs e-commerce, ada baiknya komitmen situs e-commerce dalam melindungi data pribadi konsumen. (as)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0