Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 29 Agu 2022 12:59 WIB ·

HMI Langsa Demo Tolak Kenaikan Harga BBM


 HMI Langsa Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Perbesar

Wartanusa.id – Langsa | Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langsa melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan kenaikan listrik, Senin (29/08/2022).

Aksi tersebut dimulai sekira pukul 09.00 WIB, mereka berkumpul di Lapangan Merdeka Langsa, lalu berjalan kaki menuju jalan A Yani lantas memasuki Jalan T Umar dan berputar di depan RSUD Langsa menuju gedung DPRK Langsa untuk menyampaikan aspirasinya.

Saat melakukan longmarch, mereka bergantian berorasi dengan mikroponnya menolak kenaikan BBM dan Listrik serta membentangkan spanduk besar yang bertuliskan ‘Tolak Kenaikan BBM dan TDL, BBM Naik Elit Lapangan Kerja Sulit”

Sesampainya di gedung dewan para mahasiswa membacakan petisinya merespons persoalan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi, kenaikan tarif listrik maka HMI Cabang Langsa menyatakan sikap sembari membakar ban bekas.

Ketua HMI Cabang Langsa, Amiruddin membacakan petisinya menyebutkan menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM bersubsidi karena akan mengorbankan kondisi ekonomi rakyat, terutama masyarakat kelas menengah ke bawah dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UMKM), yang belum sepenuhnya pulih pasca pandemi Covid-19.

Lalu, pada point kedua, meminta pemerintah untuk mencabut kebijakan kenaikan tarif dasar listrik.

Ketiga, meminta kepada DPRK Kota Langsa agar mengeluarkan rekomendasi atas hal tersebut, keempat meminta kepada DPRK Kota Langsa untuk mempublikasikan dukunganterhadap petisi yang kami sampaikan.

“Terakhir pada point kelima, apabila petisi kami tidak diindahkan maka kami akan datang dengan massa yang lebih banyak dalam waktu 2×24 jam,” teriak Amiruddin.

Sejauh ini Pemerintah Pusat lebih mengutamakan multi proyek seperti jalan tol, kereta Api cepat dan banyak lainya dan ini menelan biaya triliyun rupiah, seharusnya pemerintah pusat lebih mengutamakan ekonomi rakyat dan kami menolak wacana kenaikan BBM dan Listrik.

“Kami mahasiswa menolak segala kenaikan yang diwacanakan oleh pemerintah pusat, melalui anggota dewan mohon menyuarakan hal ini hingga ke pusat,” teriak Amiruddin yang diaminkan oleh rekan mahasiswa lainnya.

Sementara itu anggota DPRK Langsa yang menemui pendemo diantaranya, Zulkifli Latief, H T Hidayat, Melvita Sari, Burhansyah, Panggian Widodo Siregar, T Ratna Laila Sari dan Hj Rosmawati.

“Kami sangat senang dan mendukung petisi yang disampaikan oleh adik-adik mahasiswa untuk kami,” kata Zulkifli Latief.

Menurutnya, kenaikan harga BBM mengakibatkan rakyat menjerit, bahkan ada para petani dan nelayan kecil menyatakan apabila BBM naik pendapatan mereka akan berkurang.

“Lima petisi yang disampaikan oleh mahasiswa dan ini kami terima serta DPRK Langsa sangat mendukung petisi ini yang nantinya akan di tanda tangani oleh Ketua DPRK Langsa,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respon Aksi Warga, Wali Kota Langsa Pastikan Penyaluran Bantuan Banjir Sesuai Ketentuan

30 April 2026 - 22:30 WIB

PEKA Malaysia dan IAIN Langsa Giat Trauma Recovery untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

30 April 2026 - 21:22 WIB

Wali Kota Langsa Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji

30 April 2026 - 20:45 WIB

2.200 Petani Terima Benih Padi, Jeffry Sentana: Ketahanan Pangan Menjaga Stabilitas Ekonomi

29 April 2026 - 20:42 WIB

Penyerahan simbolis benih padi oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana kepada kelompok tani.

Lindungi Hak Desil, Gampong Alue Pineung Timue Buka Posko Pengaduan Masyarakat

29 April 2026 - 11:57 WIB

Rektor IAIN Langsa Tegaskan Komitmen Lingkungan dalam Forum UI GreenMetric 2026 di Yogyakarta

29 April 2026 - 11:54 WIB

Trending di Aceh