Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 9 Des 2021 14:33 WIB ·

GEPRAK Ajak Semua Kalangan Satu Padu Budayakan Anti Korupsi


 GEPRAK Ajak Semua Kalangan Satu Padu Budayakan Anti Korupsi Perbesar

Wartanusa.id – Langsa | Ketua Gerakan Pemuda Rencong Anti Korupsi (GEPRAK), Munazir, S.H.I, M.H mengajak semua kalangan untuk bersatu padu budayakan anti korupsi. Kamis (09/12/2021).

Hal itu diungkapkannya bersamman Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia yang digelar setiap tahunnya pada 09 Desember, merupakan momentum untuk selalu meningkatkan kinerja dan menanamkan budaya anti korupsi di lingkungan kerja maupun dalam keseharian.

Kita tahu bahwa menurut Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, korupsi adalah  “Setiap orang yang dikategorikan melawan hukum, melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan maupun kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara”.

Banyak upaya yang telah dilakukan untuk memberantas korupsi, akan tetapi pada hakekatnya korupsi sangat sukar bahkan hampir tidak mungkin dapat diberantas.

“Praktik korupsi yang terjadi di indonesia selama ini sangat melukai perasaan rakyat. Korupsi menjadi penyebab utama rusaknya perekonomian suatu bangsa dan menjadi penghambat utama pengentasan kemiskinan dan pembangunan, apalagi hari ini seluruh dunia sedang mengalami bencana wabah Covid 19 yang tak kunjung usai sehingga mempengaruhi segala bentuk aktivitas baik itu perekonomian, pembangunan, kesehatan dan lain sebagainya.

Mencermati maraknya korupsi di tanah air, rasa-rasanya Indonesia perlu introspeksi diri. Ada masalah apa sehingga korupsi tak kunjung berakhir. Apakah korupsi merupakan budaya yang susah hilang dan akan diwariskan kepada anak cucu generasi penerus bangsa ini.

Berbagai cara sudah dilakukan oleh pemerintah untuk menghilangkan kebiasaan buruk korupsi. Namun tampaknya, hasilnya belum begitu memuaskan. Lalu, sebenarnya apa sih yang menyebabkan korupsi begitu sulit diberantas?

Maka dari itu pada moment ini kita mengajak kepada seluruh kalangan untuk bersama sama serta Bersatu Padu Bangun Budaya Anti Korupsi seperti tema yang di usung pada Hari Anti Korupsi Sedunia Tahin 2021 ini.

“Kita berharap ,eluruh kalangan untuk memperkuat sinergi dan berkolaborasi, baik itu pemerintah, sektor usaha, serta organisasi masyarakat, untuk memberantas korupsi melalui peran konvensi dalam memerangi serta mencegah serta mengkampanyekan untuk “Katakan Tidak Pada Korupsi”

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jadup Tahap II Pascabencana di Kota Langsa Mulai Disalurkan, Total Anggaran Capai Rp374,6 Miliar

20 Juni 2026 - 20:46 WIB

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana memantau penyaluran Jadup Tahap 2.

Wali Kota Langsa Bersama Masyarakat Sambut Kepulangan Jamaah Haji

19 Juni 2026 - 23:32 WIB

Maju Pilchiksung, Calon 04 Sari Endra Usung Jargon “Karang Anyar Bersatu”, Berikut Visi Misi dan Programnya

19 Juni 2026 - 22:35 WIB

Bantuan Jadup, Stimulan Ekonomi dan Isi Hunian Tahap II di Kota Langsa untuk 31.772 KK Segera Disalurkan 

19 Juni 2026 - 10:40 WIB

P2G Meurandeh Aceh Tetapkan Nomor Urut Calon Geuchik

18 Juni 2026 - 22:36 WIB

Calon Geuchik Gampong Meurandeh Aceh, Kota Langsa.

Tim PKM Dosen USCND dan STIM Pase Wujudkan Inovasi Produk Unggulan UMKM di Kota Langsa

18 Juni 2026 - 20:54 WIB

Pembekalan pada produk dendeng jantung pisang di Gampong Sidodadi.
Trending di Aceh