Wartanusa.id – Langsa | Dosen Universitas Samudra (Unsam) melatih Ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memanfaatkan limbah kertas menjadi kerajinan tangan.
“Pelatihan ini bertujuan memanfaatkan limbah kertas menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomis,” ujar Ketua Tim Pengabdian Unsam, Safuridar, SE.,M.Si. Senin (02/08/2021).
Dijelaskan Safuridar, bahwa limbah kertas merupakan sampah kertas yang telah selesai digunakan dan tidak bisa dipakai kembali tetapi dapat di daur ulang atau dilakukan pengolahan lebih lanjut seperti kerajinan tangan.
Dengan adanya pengolahan limbah kertas maka akan mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan.
Limbah kertas yg dijadikan kerajinan tangan akan menjadi barang bernilai ekonomi sehingga membuka peluang dan kesempatan kepada masyarakat dalam menambah pendapatan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 31 juli sampai dengan 01 agustus 2021 bersama beberapa dosen lainnya dan para mahasiswa.
Adapun peserta dalam kegiatan ini adalah Ibu-ibu PKK yg ada di Desa Gampong tersebut dengan jumlah peserta 20 orang.
Dan tetap mengikuti protokol kesehatan.
Kita berharap pandemi covid 19 ini segerq berkhir.
Kegiatan pelatihan berlangsung dengan sukses dan lancar, dimana terlihat dari semangat dan keinginan Ibu-ibu PKK dalam mengikuti pelatihan.
Menurut informasi dari ibu Geuchik sebagai Ketua PKK, selama ini belum pernah ada dosen atau tim pengabdian dari kampus yang mengadakan kegiatan pengabdian.
“Maka ini adalah kesempatan yg sangat luar biasa yang harus dimanfaatkan oleh Ibu-ibu anggota PKK untuk belajar apalagi dimasa Pandemi sekarang banyak kegiatan-kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan,” ucap Safuridar menirukan apa yang disampaikan Ketua PKK kepadanya.
Dari hasil pelatihan selama dua hari sudah terlihat adanya bakat dan kreativitas dari Ibu-ibu dalam membuat kerajinan dari limbah kertas.
Adapun kerajinan yang dibuat seperti keranjang sampah, kotak pensil, kotak asesoris, kotak pulpen, tudung saji dan lain-lain.
Safuridar bersedia melakukan pendampingan apabila dibutuhkan. Ia berharap pelatihan ini dapat memberikan ilmu dan informasi untuk masyarakat sekiranya bahwa limbah kertas atau sampah bisa di manfaatkan kembali yang mempunyai nilai guna dan menambah pendapatan.












