Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 13 Apr 2020 19:06 WIB ·

Antisipasi Covid-19, Forkompimda Aceh Timur Pantau Aktifitas Laut Dari Udara


 Antisipasi Covid-19, Forkompimda Aceh Timur Pantau Aktifitas Laut Dari Udara Perbesar

Wartanusa.id – Aceh Timur | Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Timur, memantau aktifitas perairan Selat Malaka dalam wilayah hukum Polres Aceh Timur, Senin (13/4/2020).

Pemantauan itu menjadi agenda rutin Ditpolairud Polda Aceh mulai dari Samudara Hindia di Sabang hingga ke Selat Malaka yang berbatasan dengan wilayah hukum Polda Sumatera Utara.

“Polda Aceh bersama Forkompimda di Aceh Timur terus memantau kepulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dengan tujuan memberikan edukasi agar melakukan isolasi mandiri, termasuk memantau pemulangan TKI melalui jalur laut seperti yang kita lakukan hari ini berpatroli dari udara dan laut menggunakan hely kopter dan kapal laut,” ujar Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib, SH, usai berpatroli dengan Hely Kopter di Idi.

Hingga saat ini belum ada TKI yang terpantau melakukan jalur laut pulang dari Malaysia dan beberapa tetangga lainnya ke Aceh Timur, karena mayoritas dalam sebulan terakhir para TKI menggunakan jalur udara melalui Bandara Internasional Kualanamu dan juga melalui perairan ke Pelabuhan Tanjungbalai, Sumatera Utara.

“Tapi kita tetap menghimbau agar para TKI yang sudah pulang dan tiba di tanah air segera melakukan isolasi mandiri hingga 14 hari kedepan,” ujar bupati yang akrap disapa Rocky.

Isolasi mandiri tersebut, lanjut bupati, untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Aceh Timur, apalagi para TKI yang pulang dari beberapa negara terjangkit di Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Singapura.

“Begitu juga dengan tenaga kerja dari beberapa daerah terjangkit seperti Sumut agar melakukan isolasi mandiri di rumah tanpa harus melakukan kontak dengan keluarga dan tetangga hingga 14 hari juga,” sebut Rocky.

Sementara itu, KBO Ditpolairud Polda Aceh, AKBP Sulasnawan didampingi Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, dalam kesempatan yang sama menambahkan, Polda Aceh akan terus memperketat pengawasan perairan dipantai timur Provinsi Aceh.

Tujuannya untuk mencegah penyelundupan TKI baik dari Malaysia ke Aceh atau sebaliknya.

“Polda Aceh mengerahkan lima unit kapal patroli laut dan satu unit hely kopter patroli dari udara. Patroli ini sasarannya tentu untuk mencegah berbagai kemungkinan seperti penyelundupan TKI dan mempersempit aksi kejahatan lainnya,” ujar AKBP Sulasnawan seraya meminta, TKI yang sudah tiba segera mengisolasi mandiri untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di Aceh Timur. (Hasan Basri Maken).

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respon Aksi Warga, Wali Kota Langsa Pastikan Penyaluran Bantuan Banjir Sesuai Ketentuan

30 April 2026 - 22:30 WIB

PEKA Malaysia dan IAIN Langsa Giat Trauma Recovery untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

30 April 2026 - 21:22 WIB

Wali Kota Langsa Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji

30 April 2026 - 20:45 WIB

2.200 Petani Terima Benih Padi, Jeffry Sentana: Ketahanan Pangan Menjaga Stabilitas Ekonomi

29 April 2026 - 20:42 WIB

Penyerahan simbolis benih padi oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana kepada kelompok tani.

Lindungi Hak Desil, Gampong Alue Pineung Timue Buka Posko Pengaduan Masyarakat

29 April 2026 - 11:57 WIB

Rektor IAIN Langsa Tegaskan Komitmen Lingkungan dalam Forum UI GreenMetric 2026 di Yogyakarta

29 April 2026 - 11:54 WIB

Trending di Aceh