Wartanusa.id – Langsa | Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen Universitas Sains Cut Nyak Dhien (USCND) berkolaborasi dengan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Pase mewujudkan inovasi produk unggulan UMKM di Kota Langsa.
Kegiatan pengabdian dan pemberdayaan tersebut dilaksanakan mulai tanggal 15-18 Juni 2026 atas dukungan pendanaan dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia.
Ketua tim PKM Dr. Syarifah Yusra, STP, M.Sc didampingi anggota Amilda Putri, SP, MP., Dr. Risnati Malinda S,ST. M.keb dan Yulina Astuti, SE, M.Si kepada wartanusa.id, Kamis, (18/06/2026) mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha, kualitas produk, serta daya saing UMKM agar mampu berkembang menjadi produk unggulan daerah yang bernilai ekonomi tinggi.
Program pengabdian yang dilaksanakan melibatkan dua mitra UMKM, yaitu usaha Dendeng Jantung Pisang (Baci Rasa) dan Food My Put, yang selama ini aktif mengembangkan produk olahan pangan berbasis potensi lokal.

Melalui kegiatan ini, terang Dr. Syarifah Yusra, tim PKM memberikan berbagai pendampingan mulai dari pengembangan produk, peningkatan kualitas produksi, pengemasan, pemasaran digital, penguatan manajemen usaha hingga dukungan alat berbasis teknologi.
Dr. Syarifah Yusra menambahkan bahwa pengembangan UMKM merupakan salah satu strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadirkan inovasi dan solusi yang dapat membantu UMKM meningkatkan produktivitas dan daya saing produknya.”
“Kami berharap melalui program ini, mitra UMKM tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produknya, tetapi juga dapat memperluas jangkauan pemasaran sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Produk-produk lokal yang memiliki keunikan dan kualitas baik perlu terus didorong agar menjadi identitas unggulan daerah,” paparnya.
Selama kegiatan berlangsung, para mitra mendapatkan pelatihan mengenai teknik pengolahan produk yang lebih higienis, strategi branding produk, desain kemasan yang menarik, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan pemasaran.
Pendampingan ini juga diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah produk sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi pelaku usaha.
Mitra UMKM menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh tim PKM. Mereka mengaku memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang sangat bermanfaat dalam mengembangkan usaha yang dijalankan.
Selain itu, tambahnya lagi, kegiatan ini juga membuka wawasan mengenai pentingnya inovasi produk dan strategi pemasaran dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif.

Tim PKM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Langsa yang senantiasa mendukung pengembangan UMKM lokal.
Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat ekosistem usaha mikro sehingga mampu menghasilkan produk-produk unggulan yang membanggakan daerah.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh mitra UMKM, khususnya Baci Rasa dan Food My Put, atas kerja sama dan partisipasi aktif selama pelaksanaan program.
Tim PKM berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM dapat terus terjalin dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, USCND menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMKM sebagai salah satu pilar penting pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“Dengan kolaborasi yang kuat, produk-produk lokal diharapkan mampu tumbuh menjadi produk unggulan yang memiliki daya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional,” demikian tutup Dr. Syarifah.
Selain pembekalan pengetahuan, Tim PKM juga memberikan kepada masing-masing mitra UMKM peralatan inovasi produk berupa Food Dehyrator, Oven Pengering, Band Seller, Kulkas dan alat produksi lainnya agar dapat mendukung pengembangan produk UMKM yang akan dipasarkan.












