Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 6 Des 2024 15:13 WIB ·

Dugaan Pemotongan Insentif DBHP Rokok pada Satpol PP Kota Langsa, Siapa Menikmati?


 Ketua LSM KAMPAK, M. Aris Setiawan, SH Perbesar

Ketua LSM KAMPAK, M. Aris Setiawan, SH

Wartanusa.id – Langsa | Ketua LSM Koalisi Masyarakat Pancasila Anti Korupsi (KAMPAK), M. Aris Setiawan, SH menyoroti dugaan tindak pidana korupsi pada Satpol PP Kota Langsa terkait pemotongan insentif dana bagi hasil pajak (DBHP) rokok tahun 2023.

Aris mengatakan dugaan Pemotongan Insentif DBHP tahun 2023 pada Satpol PP Kota Langsa bervariasi dari jumlah anggaran yang dikucurkan senilai Rp 1 Milyar.

Awalnya kabar ini tidak terdengar namun ibarat pepatah serapat-rapatnya menyimpan bangkai akhirnya tercium juga, peribahasa ini sangat cocok menggambarkan situasi yang ada pada Satpol PP Kota Langsa.

Bermula dari PNS yang menerima honor operasi pasar (Opsar) terpaksa harus mengembalikan ke kas daerah karena berdasarkan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh menyebutkan PNS Satpol PP Langsa menerima honor Opsar tidak sesuai dengan perpres No 53 tahun 2023 sehingga harus mengembalikan honor yang telah mereka terima.

Namun yang menjadi persoalan besar disini adalah PNS yang harus mengembalikan honor Opsar tersebut jumlahnya tidak sesuai dengan yang mereka terima.

Terima Rp 1 juta Kembali Rp 3 juta

“Contoh salah satu PNS yang dalam laporan menerima dan menanda tangani sebesar Rp 3,000,000 (Tiga juta rupiah) melalui transfer ke rekening gaji, namun uang yang mereka terima harus di setor kembali sebesar Rp 2,000,000, dengan alasan bahwa itu adalah uang titipan di masing-masing PNS penerima dan uang tersebut akan di bagikan kepada PNS lain yang tidak dapat honor dan juga akan diberikan kepada “pihak-pihak tertentu”,” ujar Aris menjelaskan keterangan dari salah seorang narasumber terpercaya.

“Jadi diduga PNS itu hanya menerima Rp 1,000,000 padahal dalam laporan seharusnya senilai Rp 3,000,000, ada selisih Rp 2,000,000 yang tidak jelas rimbanya, dan ketika ada temuan BPK perwakilan Aceh para PNS harus mengembalikan senilai yang telah di tanda tangani sebesar Rp 3 juta tadi, padahal yang diterima hanya 1 juta, “kami keberatan dan ga mau balikkan 3 juta, kami kan cuma terima 1 juta,” ujar narsum lainnya.

Inspektorat Kota Langsa Diminta Audit

“Dengan banyaknya laporan yang kami terima maka dengan ini kami dari LSM KAMPAK (Koalisi Masyarakat Pancasila Anti Korupsi) meminta agar Inspektorat kota Langsa turun langsung memeriksa dan mengaudit secara menyeluruh keuangan Satpol PP Kota Langsa,” desak Aris.

Aris meminta agar seluruh PNS yang menerima honor Opsar tahun 2023 harus diperiksa. Inspektorat harus mengungkap permasalahan ini seterang-terangnya, dan apabila tidak ditindaklanjuti akan segera melaporkan ke Aparat penegak hukum.

Bantahan Kasatpol PP Kota Langsa

Kepala Satpol PP dan WH Kota Langsa, Rudi Selamat membantah perihal tersebut.

“Ini informasi yang tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan,” bantah Rudi Selamat melalui WhatsApp kepada wartanusa.id, Jum’at (06/12/2024).

Dijelaskan Rudi, informasi yang beredar terkait pemotongan honorarium tim DBHP Rokok yang berujung temuan BPK pada Satpol PP Kota Langsa sesuai arahan dari Inspektorat Kota Langsa atas dasar kesepakatan bersama melakukan penyetoran kembali ke khas daerah Kota Langsa dengan cara mencicil setiap bulan nya dari TPP yang diterima oleh tim.

Kemudian bahwa pembayaran/postingan honorarium tim dilakukan oleh bidang keuangan bukan oleh kabid P2UD,” demikian Rudi Selamat.

Artikel ini telah dibaca 1,117 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respon Aksi Warga, Wali Kota Langsa Pastikan Penyaluran Bantuan Banjir Sesuai Ketentuan

30 April 2026 - 22:30 WIB

PEKA Malaysia dan IAIN Langsa Giat Trauma Recovery untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

30 April 2026 - 21:22 WIB

Wali Kota Langsa Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji

30 April 2026 - 20:45 WIB

2.200 Petani Terima Benih Padi, Jeffry Sentana: Ketahanan Pangan Menjaga Stabilitas Ekonomi

29 April 2026 - 20:42 WIB

Penyerahan simbolis benih padi oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana kepada kelompok tani.

Lindungi Hak Desil, Gampong Alue Pineung Timue Buka Posko Pengaduan Masyarakat

29 April 2026 - 11:57 WIB

Rektor IAIN Langsa Tegaskan Komitmen Lingkungan dalam Forum UI GreenMetric 2026 di Yogyakarta

29 April 2026 - 11:54 WIB

Trending di Aceh