Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Nasional · 12 Jan 2017 06:01 WIB ·

Ganti Markas FPI Jadi Markas Fitsa Hats, Google Minta Maaf


 Ganti Markas FPI Jadi Markas Fitsa Hats, Google Minta Maaf Perbesar

Wartanusa.id – Meme lucu mengenai Fitsa Hats memang sedang menjadi bahan candaan netizen beberapa hari lalu. Hal tersebut berujung dari kesalahan penulisan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dari saksi pelapor dalam sidang penistaan agama yang menjerat Ahok, Novel Bamukmin. Kini setelah meme lucu tentang Fitsa Hats, giliran Google yang menyinggung FPI atas insiden Fitsa Hats tersebut.

Ini bermula ketika salah seorang netizen memposting sebuah hasil capture gambar mengenai hasil pencarian Markas FPI di Google. Capture gambar hasil pencarian tersebut pun langsung menuai banyak tanggapan.

Namun, tidak berapa lama pihak Google pun langsung memberikan pernyataan maaf terkait hasil pencarian Markas FPI di Google yang menyatakan hal tersebut adalah kesalahan sistem Google Maps yang memungkinkan pengguna memberikan masukan informasi yang spesifik dalam menentukan lokasi di Google Maps.

“Secara keseluruhan, data kami komprehensif dan up-to-date. Tapi kami menyadari bahwa selalu ada kemungkinan untuk ketidakakuratan data yang timbul dari sumber pihak ketiga, “ujar seorang perwakilan Google Indonesia.

Sadar akan ada celah kesalahan dalam input data ke Google Maps, maka Google menyediakan tool yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk mempercepat proses pelaporan kesalahan pada Google.

“Kami mendorong pengguna untuk melaporkan sesuatu yang tidak akurat lewat tool ‘Send feedback’ (Kirim masukan) yang ada di pojok kiri bawah di Aplikasi Google Maps, atau di pojok kanan bawah jika Anda menggunakan Google Maps di desktop. Kemudian klik ‘Report a data problem’,” kata Google.

Google mengatakan mereka memiliki orang-orang yang bekerja untuk memperbaiki kesalahan sistem tersebut. Benar saja, pihak Google pun langsung memperbaiki hasil pencarian yang terkait dengan markas FPI sudah tidak lagi menunjukkan adanya tulisan Fitsa Hats pada hasil pencarian lokasi.

markas fpi diubah google jadi markas fitsa hats

Mungkin ini adalah ulah dari tangan-tangan tak bertanggung jawab yang ingin memperkeruh keadaan atau justru berniat hanya untuk bahan candaan. Kata Fitsa Hats langsung populer beberapa minggu lalu ketika beredarnya foto salah satu bagian BAP Novel Bamukmin dalam sidang Ahok. Dalam foto tersebut tertulis “Fitsa Hats” yang diakui sebagai salah satu tempat dimana Novel Bamukmin pernah bekerja sambil kuliah.

Entah siapa yang mulai, meme-meme lucu dan kreatif pun langsung menjadi viral dan bahan perbincangan di antara para netizen.

(as)

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rektor IAIN Langsa : Bekerja Untuk Negara Harus Maksimal

7 Februari 2026 - 12:42 WIB

Rapat Kerja IAIN Langsa Fokus pada Transformasi Tridharma Perguruan Tinggi

5 Februari 2026 - 22:40 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Wali Kota Langsa Tegaskan Kesiapan Dukung Program Nasional

3 Februari 2026 - 09:14 WIB

IAIN Langsa Sosialisasi PMB di Sumatera Utara

2 Februari 2026 - 14:22 WIB

Junaedhi Mulyono Ketum APDESI Terpilih, Wilda Mukhlis: Semangat APDESI Makin Maju

30 Januari 2026 - 02:38 WIB

Foto usai Munas V, Ketum APDESI Terpilih Junaedhi Mulyono (kiri), Menteri Desa PDT Yandri Susanto (tengah) dan Ketua APDESI Aceh Wilda Muklhlis (kanan). Kamis, 29 Januari 2026.

Pemko Langsa Raih UHC Award Kategori Madya

27 Januari 2026 - 22:12 WIB

Trending di Aceh