Wartanusa.id – Aceh Timur | Ketua Tuha Peut Alue Raya, Kecamatan Rantau Selamat, Tgk Junaidi meminta Inspektorat Kabupaten Aceh Timur melakukan tindakan terkait dugaan penggelapan dana sebesar Rp 71.500.000 oleh Gechik dan Ketua Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) setempat.
Menurutnya, dana tersebut digunakan sejak 2019 lalu, dan baru diketahui di tahun 2020 tanpa penggunaan yang jelas.
“Atas hal itu, kami telah melakukan beberapa kali musyawarah untuk meminta pertanggungjawaban Gechik beserta Ketua BUMG,” sebut T. Junaidi kepada wartanusa.id. Rabu (08/09/2021).
Dari kesepakatan, sambung Junaidi, Gechik dan Ketua BUMG akan mengembalikan dana itu paling telat tanggal 02 April 2021 sebesar Rp 30 juta kemudian sisanya dikembalikan tanggal 21 April 2021.
Pernyataan tersebut disaksikan oleh Muspika Kecamatan Rantau Selamat dan ditandatangani diatas materai oleh Keuchik Alue Raya, Andy Syahputra dan Ketua BUMG, Mulyadi Abu Bakar.
‘Pernyataan itu juga sudah ditembuskan ke Inspektorat, Polres Langsa dan Bupati,” imbuhnya.
Namun, sampai saat ini belum ada tindak lanjut dan iktikad baik dari yang bersangkutan.
“Maka, kami minta kepada inspektorat menindaklanjutinya. Bila memang tidak bisa diselesaikan dengan baik, segera limpahkan ke proses hukum agar diselesaikan dengan ketentuan yang berlaku,” pungkas Tgk Junaidi.
Terpisah, Kepala Inspektorat Aceh Timur, Faisal SE melalui Irban Khusus dan Investigasi (Irban V) Inspektorat, Zulkifli Idris membenarkan ada menerima laporan tersebut.
“Kasus BUMG Gampong Alue Raya sudah ada surat Inspektorat untuk Geuchik Alue Raya yang tembusannya turut disampaikan ke Bupati, Camat dan TPG Gampong Alue Raya.”
“Kita sudah perintahkan Ketua BUMG untuk menyetor uang BUMG ke rekening BUMG Gampong Alue Raya,” tulis Zulkarnain melalui pesan WhatsApp.
Sementara saat dikonfirmasi melalui telepon mengenai penggunaan dana Gampong/Desa, Ketua BUMG Gampong Alue Raya, Musliadi Abubakar, Kamis (09/09/2021) mengatakan, dirinya akan membayar pada akhir bulan september ini.
“Akhir bulan ini saya bayar, ini lagi mengumpulkan uang,” ungkapnya.
Namun sampai berita ini ditulis, beberapa kali dihubungi melalui telepon dan pesan WhatsAppnya, Keuchik Gampong Alue Raya, Andi Syahputra tidak menjawab.












