Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 1 Okt 2020 20:33 WIB ·

Ditengah Pandemi Virus Covid-19, Ini Trik Lanal Simeulue Dalam Program Ketahanan Pangan


 Ditengah Pandemi Virus Covid-19, Ini Trik Lanal Simeulue Dalam Program Ketahanan Pangan Perbesar

Simeulue | Ditengah Pandemi virus covid-19 ini. Komandan Lanal Simeulue, beserta seluruh prajurit sukses melaksanakan panen semangka perdana hasil kebun jajaran TNI Angkatan Laut di Kabupaten Simeulue.

Kebun semangka tadi merupakan salah satu program ketahanan pangan mandiri yang di gagas langsung oleh pimpinan TNI AL di Kabupaten paling ujung Sumatra itu.

Komandan Lanal Simeulue Letkol Laut (P) Dian Wahyudi A.W, S.T., M.Tr.Hanla., M.M., mengatakan. Kebun yang dinamakan Palugada itu tujuannya sebagai langkah antisipasi kelangkaan pangan yang mungkin terjadi di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Ini merupakan program ketahanan pangan yang kita gagas. Tujuannya, sebagai salah satu langkah kita untuk mengantisipasi kelangkaan pangan di tengah mewabahnya virus covid-19 ini,” kata Dian Wahyudi, Kamis, 1 Oktober 2020.

Dijelaskan Dian Wahyudi, semua hasil panen tadi akan dibagikan kepada warga Simeulue yang berhak, juga diberikan kepada keluarga besar Lanal Simeulue.

“Diharapkan kedepannya kegiatan ini dapat terus berkesinambungan dan menjadi modal besar dalam mengatasi kelangkaan pangan di masa pandemi Covid-19” jelas Dian Wahyudi.

Disampaikan Dian Wahyudi. Selain semangka, ada banyak tanaman lain yang ditanam di kebun Palugada itu. Diantaranya, Singkong, Cabe, Timun, Gambas, Pare, Kacang panjang, Bayam, dan Kangkung.

Selain itu, dalam mendukung program ketahanan pangan mandiri di bidang perkebunan Lanal Simeulue juga menanam seledri dan selada dengan media tanam Hidroponik serta yang paling penting menanam tanaman yang bisa dijadikan obat herbal dalam upaya mencegah penyebaran wabah Covid-19.

“Selain berkebun kita juga melakukan ternak unggas, seperti bebek dan ayam yang saat ini jumlahnya mencapai ratusan ekor,” papar Dian Wahyudi.(Ai)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jadup Tahap II Pascabencana di Kota Langsa Mulai Disalurkan, Total Anggaran Capai Rp374,6 Miliar

20 Juni 2026 - 20:46 WIB

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana memantau penyaluran Jadup Tahap 2.

Wali Kota Langsa Bersama Masyarakat Sambut Kepulangan Jamaah Haji

19 Juni 2026 - 23:32 WIB

Maju Pilchiksung, Calon 04 Sari Endra Usung Jargon “Karang Anyar Bersatu”, Berikut Visi Misi dan Programnya

19 Juni 2026 - 22:35 WIB

Bantuan Jadup, Stimulan Ekonomi dan Isi Hunian Tahap II di Kota Langsa untuk 31.772 KK Segera Disalurkan 

19 Juni 2026 - 10:40 WIB

P2G Meurandeh Aceh Tetapkan Nomor Urut Calon Geuchik

18 Juni 2026 - 22:36 WIB

Calon Geuchik Gampong Meurandeh Aceh, Kota Langsa.

Tim PKM Dosen USCND dan STIM Pase Wujudkan Inovasi Produk Unggulan UMKM di Kota Langsa

18 Juni 2026 - 20:54 WIB

Pembekalan pada produk dendeng jantung pisang di Gampong Sidodadi.
Trending di Aceh