Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Jatim · 10 Jan 2020 18:43 WIB ·

Forkopimda Madiun, Hijaukan Lingkungan Tanam 2000 Pohon di Lereng Gunung Wilis


 Forkopimda Madiun, Hijaukan Lingkungan Tanam 2000 Pohon di Lereng Gunung Wilis Perbesar

Madiun, wartanusa.id – Polres Madiun bersama Forkopimda melakukan penanaman 2000 pohon Sengon dan Sono di lereng gunung Wilis, tepatnya di Desa Randualas, Kecamatan Kare Kabupaten Madiun. Jum’at (10/1/2020).

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, progam ini bertajuk “Polri Peduli Penghijauan” yang digagas Kapolri Jenderal Idham Azis dan dilakukan secara serentak di semua Polda maupun Polres Jajaran se-Indonesia.

Pun, aksi Polres Madiun dalam mengaktifkan gerakan penghijauan demi menjaga keberlangsungan lingkungan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan hari Lingkungan Hidup Nasional dan hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia yang diperingati setiap tanggal 10 Januari.

AKBP Ruruh menjelaskan, pohon sengon dan Sono dipilih karena fungsi dari pohon ini adalah untuk mencegah erosi, menyerap air dan menghasilkan oksigen yang bermanfaat bagi manusia.

“Pada prinsipnya kita memanfaatkan lahan kosong di lereng gunung Wilis. Wilayah Kecamatan Kare dipilih karena merupakan representasi area pegunungan yang melambangkan daerah hijau dengan udara yang sejuk,” urainya.

Ruruh mengimbau kegiatan ini jangan sampai hanya sebatas seremonial saja. Tetapi harus ada tindak lanjut agar pohon-pohon yang telah ditanam bisa tumbuh berkembang.

Pihak desa, kecamatan dan Polsek setempat juga bertanggungjawab untuk melakukan pemeliharaan dan pengawasan sehingga pada akhirnya bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita tidak bisa mengawasi terus bagaimana pohon ini tumbuh besar, oleh karena itu kita titipkan pada masyarakat dan kepolisian setempat. Saya yakin perkembangannya bisa terpantau nanti,” ungkapnya.

Sementara, di tempat yang sama, Bupati Madiun Ahmad Dawami atau yang akrab disapa Kaji Mbing berpesan agar generasi saat ini jangan sampai mewarisi air mata kepada generasi yang akan datang. Tetapi warisilah generasi penerus dengan mata air.

“Jangan warisi anak cucu dengan air mata, tetapi warisi dengan mata air,” pesan Kaji Mbing.

Reporter : Hari Riswanto

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mosi tak Percaya terhadap Plt Kacabdisdik, Diaspora Abdya di Jawa Minta Pemerintah Aceh Turun Tangan

10 April 2026 - 15:51 WIB

Polemik Plt Kacabdisdik Abdya, Pemuda Muslimin Aceh Minta Gubernur Evaluasi

10 April 2026 - 15:12 WIB

Yulizar Kasma.

Dekan FKIP Unsam Soroti Kisruh Cabdin Abdya, Minta Pemerintah Aceh Hadirkan Solusi Bijak

10 April 2026 - 14:08 WIB

Dekan FKIP Unsam, Dr. Hendri Saputra, M.Pd.

Rektor IAIN Langsa : Bekerja Untuk Negara Harus Maksimal

7 Februari 2026 - 12:42 WIB

Rapat Kerja IAIN Langsa Fokus pada Transformasi Tridharma Perguruan Tinggi

5 Februari 2026 - 22:40 WIB

Hadiri Rakornas 2026, Wali Kota Langsa Tegaskan Kesiapan Dukung Program Nasional

3 Februari 2026 - 09:14 WIB

Trending di Nasional