Gresik, Wartanusa.id – Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno, S.H., pimpin Konferensi Pers ungkap kasus Curanmor yg didahului membobol rumah warga di Wilayah Menganti. Senin (13/1/20)
Kejadian tersebut pada Desember 2019, yang terjadi pada malam tahun baru 2020, adapun modus yang dilakukan tersangka Nafsikun ini adalah dengan cara mencongkel rumah menggunakan linggis kecil (ubut), yaitu melalui jendela yang tidak berteralis.
“Hasil pemeriksaan sementara Pelaku N (48 ) tahun, warga Desa. Randupadangan Rt.4 Rw.3 Kec. Menganti Kab. Gresik. dalam melakukan aksinya menggunakan linggis kecil yang digunakan untuk merusak pintu rumah korbannya, kejadiannya ketika malam perayaan tahun baru kemarin.”
Begitu masuk ke dalam rumah, lanjut Kusworo, pelaku lalu menguras harta korban termasuk motor yang terparkir di dalam rumah.

“Motor itu dicuri dengan mengambil kunci aslinya yang berada di dalam rumah. Ada juga barang elektronik dan uang yang juga dibawa kabur pelaku,” paparnya.
Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain, dua unit motor Honda Beat dan puluhan lembar uang asing dengan nilai kurs ditaksir mencapai Rp 24 juta. Adapula 1 unit DVR CCTV, 2 unit kamera digital, dan satu dompet warna merah.
“Mereka beroperasi saat rumah dalam keadaan sepi dan penghuni rumah sedang tidur terlelap. satu kita ungkap berdasarkan hasil penyelidikan.”
“Terduga pelaku terlebih dahulu melakukan pengawasan situasi sebelum menjalankan aksinya. Modusnya congkel dengan oben. Kemudian mereka masuk dan menggondol barang berharga dalam rumah korban saat jelang malam pergantian akhir tahun 2019.” tutur Kapolres.

“Sehingga kami mengimbau kepada warga masyarakat yang rumahnya memiliki jendela tak berteralis, agar dipasang teralis untuk meminimalisir para pelaku pelaku kejahatan untuk bisa masuk dengan mudah,” ujar Kapolres.
Ucapan terima kasih dari 2 korban yg salah satunya juga berprofesi sebagai
Dosen Unesa Sdr. Moh Arif Awarda utk Polres Gresik khususnya Polsek Menganti, karena berhasil mengungkap dan mengembalikan Motor Honda Beat miliknya yg hilang selama 13 hari dpt diungkap dlm waktu yg singkat dan tanpa dipungut biaya.
Korwil Jatim : Hari Riswanto












