Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 8 Mei 2020 13:33 WIB ·

Meski Dilarang, Pekerjaan Proyek DOKA Tahun 2020 Jalan Paya Awe – Paya Kulbi Tetap Berjalan


 Meski Dilarang, Pekerjaan Proyek DOKA Tahun 2020 Jalan Paya Awe – Paya Kulbi Tetap Berjalan Perbesar

Aceh Tamiang – Wartanusa Aceh | DPC LAKI (Laskar Anti Korupsi Indonesia) Aceh Tamiang menyoroti pengerjaan Proyek Pembangunan Jalan Paya Awe – Paya Kulbi, Kecamatan Karang Baru bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2020 senilai Rp 6.912.196.83 yang telah dimulai pengerjaannya oleh rekanan beberapa hari lalu.

Syahri El Nasir, S.Kom, Ketua DPC LAKI Aceh Tamiang menilai pekerjaan Pembangunan jalan tersebut telah mengangkangi Surat edaran Gubernur Aceh Nomor 602.1/6075 Tanggal 14 April 2020 tentang penundaan pelaksanaan proses tender DOKA.

Dalam surat tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meminta agar ditunda pelaksanaan proses tender bersumber anggaran dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) yang diperuntukan bagi kabupaten/kota.

“Padahal Bupati Aceh Tamiang juga telah mengeluarkan statement bahwa kegiatan proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) TA 2020 untuk Kabupaten setempat akan ditunda pelaksanaan pekerjaannya, dan semua pihak wajib mematuhinya,” tutur Nasir.

Seakan mengindahkan himbauan Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Tamiang pihak rekanan CV HTJ tetap mulai bekerja dengan melakukan clearing dan grubbing di badan jalan dengan menggunakan alat berat, tapi dikarenakan beberapa hari ini cuaca sering hujan, terlihat pekerjaan tersebut dihentikan, ungkapnya kepada media, Jum’at (08/05/2020).

“LAKI menduga proyek tersebut milik keluarga Bupati Aceh Tamiang, namun demikian bukan berarti bebas berbuat sesuka hatinya,” pungkas Nasir.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Aceh Tamiang, Ilham Ageng Pranata saat dikonformasi mengatakan bahwa, pekerjaan striping jalan itu inisiatif rekanan sendiri.

Menurutnya, karena kebetulan ada greader lagi nganggur di sekitar lokasi, jadi seakan sedang ada pekerjaan.

“Kami tidak ada dikabari jika akan ada pekerjaan tersebut. Dan kami tidak ada untuk perintah harus kerja segera. Dan paket-paket pekerjaan yang lain juga belum ada yang bekerja,” tutup Ageng. (FMinaldo)

Artikel ini telah dibaca 147 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lantik 47 Geuchik, Wali Kota Langsa: Perkuat Sinergi dan Persatuan Gampong

30 Juli 2026 - 14:52 WIB

Perwakilan geuchik masing-masing Kecamatan menerima 22 program unggulan Langsa Juara.

Wakapolres Langsa Serahkan Hadiah Hiburan Pemenang Sayembara Feature PWI

28 Juli 2026 - 23:42 WIB

Laga Mini Soccer, Bhayangkara FC Polres Langsa Kontra Bank Aceh Berakhir Imbang

28 Juli 2026 - 23:14 WIB

Hengki Syah Jaya Penulis Feature Terfavorit PWI Langsa

28 Juli 2026 - 16:07 WIB

Hengki Syah Jaya

Jeffry Sentana Benahi Pasar, Bangunan tak Bermanfaat Dirobohkan

27 Juli 2026 - 17:23 WIB

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana memukul palu secara simbolis untuk merobohkan dinding pasar ikan yang tidak bermanfaat.

Kolaborasi PKS bersama Pemko Langsa Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

27 Juli 2026 - 15:56 WIB

Salam kompak Pengurus PKS bersama Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana.
Trending di Aceh