Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 23 Jun 2021 14:54 WIB ·

Meresahkan, Sembilan Gepeng Diboyong ke Dinsos Langsa


 Meresahkan, Sembilan Gepeng Diboyong ke Dinsos Langsa Perbesar

Wartanusa.id – Langsa | Dianggap meresahkan, warga mengamankan sembilan orang yang diduga gelandangan pengemis (Gepeng) dan menyerahkannya ke Dinas Sosial (Dinsos) Langsa.

Kesembilan gepeng itu terdiri dari tujuh pria dan 2 wanita yang kemudian diboyong ke Rumah Singgah milik Dinsos Kota Langsa yang terletak di Gampong Lhok Bani Kecamatan Langsa Barat.

Demikian dikatakan Kabid Rehab Dinas Sosial Kota Langsa, Kamalul Rusdi kepada wartawan. Rabu (23/06/2021).

Diterangkan Kamal, Kesembilan gepeng tersebut diamankan oleh warga yang resah terhadap perilaku mereka di bangunan gedung bekas kantor keuangan Kabupaten Aceh Timur yang berada di depan Lapangan Merdeka Kota Langsa.

Selanjutnya, oleh warga kesembilan orang terdiri 7 pria dan 2 perempuan itu diserahkan ke pihak Satpol PP dan WH Kota Langsa.

“Satpol membawa kemari, karena waktunya sudah larut malam, kesembilan orang itu, diboyong serta menginapkannya di Rumah Singgah di Gampong Lhok Bani, Kecamatan Langsa Barat,” jelasnya.

Adapun identitas kesembilan gepeng tersebut diantaranya Sigit Prayoga, (19) asal Langsa, M. Mutazir, (23) asal Kabupaten Aceh Tamiang, Fitra Ananda,( 20) asal Lhokseumawe, Suhardi Gunawan, (20) asal Aceh Tengah.

Davit, (29) asal Langsa, Deni Azari, (21) asal Kabupaten Aceh Tamiang, Ayu Rahayu,(15) asal Kecamatan Langsa Lama, Ibnu Hajar, (31) asal Kota Medan, Suryana (17) asal Pangkalan Brandan, Sumatera Utara.

“Hari ini, setelah kita lakukan pembinaan, mereka kita kembalikan ke daerah asalnya, yaitu 3 orang diantaranya kita kembalikan ke Medan dan Kabupaten Aceh Tamiang.

“Dua orang perempuan dikembalikan ke keluarganya. Sisanya 4 orang kita fasilitasi ke Takengon dan bekerja dikebun kopi disana,” paparnya.

Ia menyebutkan, mereka ini sebelumnya juga pernah diperingatkan oleh warga agar tidak berkumpul dan tidur di gedung eks kantor keuangan Aceh Timur itu.

“Penanganan terhadap Sembilan orang tersebut oleh pihaknya tegas Kamalul, sesuai Qanun Kota Langsa nomor 8 tahun 2019 tentang Penanganan Gelandangan, Pengemis dan Anak Jalanan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 255 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Euforia Final Piala Dunia 2026, Wali Kota Langsa Nobar Dengan Ribuan Warga di Lapangan Merdeka

20 Juli 2026 - 12:57 WIB

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa Monev Penyaluran Bantuan Buku Bermutu

20 Juli 2026 - 12:15 WIB

Terpilih jadi Geuchik, Rizal Jasnun: Mari Kita Bangun Gampong

19 Juli 2026 - 23:46 WIB

Rizal Jasnun, Geuchik Terpilih Gampong Sungai Pauh Firdaus.

Irmansyah Danton Geuchik Terpilih Gampong Kapa, Wali Kota Langsa Ucapkan Selamat

19 Juli 2026 - 23:33 WIB

Kantongi 639 Suara, Raja Syahputra Geuchik Terpilih Sungai Pauh Tanjong

19 Juli 2026 - 23:08 WIB

Raja Syahputra, SE, M.Si, Geuchik Terpilih Gampong Sungai Pauh Tanjong.

Unggul di Dua TPS, Sari Endra Geuchik Terpilih Gampong Karang Anyar

19 Juli 2026 - 21:12 WIB

Sari Endra, Geuchik Terpilih Gampong Karang Anyar.
Trending di Aceh