Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 21 Jul 2021 16:46 WIB ·

Mayat Tanpa Identitas di Sungai Peureulak Timur Diduga Korban Pembunuhan


 Mayat Tanpa Identitas di Sungai Peureulak Timur Diduga Korban Pembunuhan Perbesar

Wartanusa.id – Langsa | Hasil autopsi sesosok mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di tepi sungai Jembatan Gampong Jeungki, Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, siang kemarin diduga korban pembunuhan.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro kepada wartawan Rabu, (21/07/2021), mengatakan diduga mayat dengan kondisi terikat itu dibunuh terlebih dahulu sebelum dimasukan ke dalam karung.

Dikatakan, pihaknya melalui Unit Identifikasi Satuan Reserse dan Kriminal Polres Aceh Timur turut mendampingi proses autopsi mayat tersebut.

Berdasarkan hasil autopsi, yang dipimpin oleh Dokter Forensik RSUD Langsa, ditemukan sejumlah fakta pada jenazah Mr.X, dengan kondisi membusuk dan dalam keadaan terikat tali di bagian leher, tangan serta kaki.

Diduga korban dibunuh terlebih dahulu kemudian diikat lalu dimasukkan ke dalam karung selanjutnya diberi pemberat bertujuan agar korban tenggelam dan menghilangkan jejak. Adapun untuk perkiraan waktu kematian lebih dari satu minggu.

Sejumlah barang bukti diamankan dalam proses autopsi yang berlangsung sejak sore hingga tengah malam ini diantaranya, satu lembar baju bertuliskan Homeland Pekanbaru of Melayu Riau, satu buah kaos singlet warna putih, satu buah celana dalam, satu buah celana panjang berwarna hitam ukuran 28, satu buah ikat pinggang tanpa merk berwarna hitam dan sebuah pisau tanpa gagang berbentuk rencong.

Sampai saat ini, sambung Kapolres, belum ditemukan identitas korban, karena wajahnya sulit untuk dikenali. Diperkirakan korban berusia antara 30 sampai dengan 40 tahun dengan tinggi badan 162 cm.

Dalam autopsi tersebut juga ditemukan sejumlah tanda bekas tindak kekerasan di bagian tubuh korban. Salah satunya pada bagian punggung ditemukan dua bekas luka tusukan.

Kapolres berharap, bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan tanda-tanda tersebut di atas, bisa berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Aceh Timur.

Artikel ini telah dibaca 222 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

P2G Meurandeh Aceh Tetapkan Nomor Urut Calon Geuchik

18 Juni 2026 - 22:36 WIB

Calon Geuchik Gampong Meurandeh Aceh, Kota Langsa.

Tim PKM Dosen USCND dan STIM Pase Wujudkan Inovasi Produk Unggulan UMKM di Kota Langsa

18 Juni 2026 - 20:54 WIB

Pembekalan pada produk dendeng jantung pisang di Gampong Sidodadi.

Wisudawan Tertua Cumlaude, Rektor IAIN Langsa Hadiahkan Beasiswa Magister

18 Juni 2026 - 15:04 WIB

Rektor bersama Mismaruddin, S.Sos.

303 Lulusan Sarjana dan Magister IAIN Langsa Wisuda Tahap I Tahun 2026

18 Juni 2026 - 14:18 WIB

Seribuan Anak Gampong Baroh Langsa Lama Meriahkan Pawai Obor Tahun Baru Islam 1448 H

16 Juni 2026 - 01:22 WIB

Iringan drumband memeriahkan pawai obor Gampong Baroh Langsa Lama.

Pascasarjana IAIN Langsa Sosialisasi Prodi Unggul di Kemenag Aceh Timur

15 Juni 2026 - 13:37 WIB

Trending di Aceh