Menu

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 3 Apr 2020 20:28 WIB ·

Dukung Jam Malam, PMII Langsa Sebut Covid-19 Cepat Menyebar di Malam Hari


 Teks Foto: Ketua PMII Kota Langsa, AM Syarbetly Perbesar

Teks Foto: Ketua PMII Kota Langsa, AM Syarbetly

Wartanusa.id – Langsa | Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC-PMII) Kota Langsa mendukung penuh penerapan jam malam, baik di Aceh secara keseluruhan maupun di Langsa, karena di nilai Covid-19 cepat menyebar di malam hari.

Ketua Umum PC PMII Langsa, AM Syarbetly kepada wartanusa.id. Jum’at (03/04/2020) mengatakan dukungan penuh atas imbauan dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah lokal, khususnya kepada Wali Kota Langsa mengenai penerapan jam malam.

Menurutnya imbauan tersebut pastinya demi keselamatan masyarakat, “jadi sudah selayaknya dipatuhi bersama,” ucapnya.

Akan tetapi sampai saat ini, dirinya melihat masih banyak warung kopi dan warung-warung lainnya masih buka di jam yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

Dirinya mengajak kepada semua pihak sebaiknya untuk mematuhi imbauan pemerintah tersebut, “dikarenakan imbauan tersebut pastinya demi keselamatan diri kita juga,” pungkas Syarbetly.

Lanjutnya mengatakan bahwasanya virus tersebut menyebar dengan cepat di waktu malam, kalau di siang hari virus tidak mudah tersebar.

“Sebab di siang hari virus itu terbakar oleh sinar matahari, sedangkan malam, virus itu mudah berkembang biak,” ujarnya.

Atas hal inilah, menurutnya pemerintah mengimbau untuk tidak keluar malam, apa lagi mengolok-olok masalah imbauan yang sudah di terapkan oleh pemerintah.

“Karna pada masa nabi juga sudah ada penyakit yang sama seperti ini, yaitu penyakit Tha’un. Rasulullah SAW bersabda, tha’un syahadah (berkedudukan syahid) bagi setiap Muslim,” (HR Bukhari, Muslim, dan Ahmad).

Dijelaskannya bagaimana yang dimaksud dengan syahid dalam hadits tersebut, yaitu orang-orang yang sudah benar-benar ikhtiar dan tawaqal kepada Allah untuk menghindari penyakit tersebut.

“Begitulah anjuran dari ulama-ulama kita, jangan sampai kita tidak menaati keputusan dari pemerintah,” tutupnya sembari mengimbau untuk warga Kota Langsa terutama kepada para kader PMII, baik di Kota Langsa maupun di luar daerah, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

Artikel ini telah dibaca 324 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mosi tak Percaya terhadap Plt Kacabdisdik, Diaspora Abdya di Jawa Minta Pemerintah Aceh Turun Tangan

10 April 2026 - 15:51 WIB

Polemik Plt Kacabdisdik Abdya, Pemuda Muslimin Aceh Minta Gubernur Evaluasi

10 April 2026 - 15:12 WIB

Yulizar Kasma.

Dekan FKIP Unsam Soroti Kisruh Cabdin Abdya, Minta Pemerintah Aceh Hadirkan Solusi Bijak

10 April 2026 - 14:08 WIB

Dekan FKIP Unsam, Dr. Hendri Saputra, M.Pd.

Perpustakaan BI Aceh Hibur Anak-anak Korban Banjir di Pidie Jaya

9 April 2026 - 17:13 WIB

Bea Cukai Langsa Musnahkan Rokok Ilegal Senilai Rp 1,29 Miliar

9 April 2026 - 11:19 WIB

25 Lansia Baroh Langsa Lama Terima BLT-DD

8 April 2026 - 15:46 WIB

Trending di Aceh