Menu ✖

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 29 Jul 2022 18:27 WIB ·

Tim PKM Unsam Latih Peternak Lele di Tamiang Budidaya Maggot


 Tim PKM Unsam foto bersama peternak lele di Desa Tanah Berongga, Aceh Tamiang. Perbesar

Tim PKM Unsam foto bersama peternak lele di Desa Tanah Berongga, Aceh Tamiang.

Wartanusa.id – Aceh Tamiang | Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Samudra (Unsam) melaksanakan pelatihan kepada peternak lele tentang tata cara budidaya maggot di Kampung Kebun Tanjung Seumantoh/Tanah Berongga, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

Ketua Tim PKM Unsam, Nasrul Kahfi Lubis, SE,MSi didampingi anggota Murdhiani S.P.,MSi dan Dhian Rosalina SE.,MM kepada wartanusa.id, Jum’at (29/07/2022) menjelaskan maggot merupakan larva lalat (black soldier fly) sebagai alternatif pakan ternak yang sangat diminati, seperti beternak ikan lele.

“Dimana dalam usaha ternak, pakan adalah salah satu masalah yang dihadapi oleh peternak. Perlu pakan ternak yang berkualitas sebagai faktor penentu keberhasilan industri peternakan.”

“Menyadari mahalnya harga pakan, Kami berinisiatif mengadakan kegiatan pelatihan budidaya maggot sebagai alternatif pengganti pakan ternak ikan lele di sentra peternak lele, Desa Tanah Berongga, Aceh Tamiang,” jelas Nasrul Kahfi.

Dalam kegiatan ini, tim mengadakan diskusi permasalahan pakan dan kendala budidaya maggot bersama komunitas peternak lele yang diketuai Bambang Sutrisno, dari diskusi tersebut diketahui bahwa peternak tidak memiliki pengetahuan yang baik dalam mengembangkan maggot sebagai pakan ternak lele.

Hal ini terlihat bahwa sebagian peternak gagal dalam membiakkan maggot misalnya seperti larva yang mati dan berjamur. Menindaklanjuti hasil diskusi tersebut, melalui pelatihan budidaya maggot, tim PKM mengawali menyediakan lalat black soldier fly (BSF) sebagai bahan utama pakan maggot, kemudian membuat kandang serta wadah bertelur lalat.

Nasrul Kahfi mengharapkan setelah kegiatan PKM Unsam usai, peternak sudah dapat membudidayakan maggot dengan baik dan benar.

Sementara itu, Ketua peternak lele, Bambang Sutrisno, mengungkapkan bahwa sangat memerlukan praktik budidaya maggot yang baik dan benar, hal ini disebabkan biaya membuat pakan maggot jauh lebih murah daripada membeli pelet lele.

Selain itu, sambung Bambang, peternak lele juga sangat membutuhkan pendampingan secara kontinyu agar lebih termotivasi  dalam mengembangkan usaha ternak lele dengan menggunakan pakan maggot.

Bambang juga berharap, tim PKM Unsam dapat secara intens untuk mendampingi peternak sampai mampu membudidayakan maggot dengan benar, agar peternak memperoleh keuntungan yang besar dari usahanya.

Artikel ini telah dibaca 120 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wakil Wali Kota Langsa Lepas Keberangkatan Kontingen Pramuka Jambore Nasional

8 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Empat Mahasiswa FUAD IAIN Langsa Magang Internasional

4 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Lepas Sambut Geuchik, TM Yogi Prahananda: Pelayanan Optimal Menuju Seulalah Baru Juara

3 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Sertijab Geuchik Karang Anyar Dihadiri Anggota DPRK Langsa dan Dua Camat

3 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Sertijab Geuchik Gampong Karang Anyar Kecamatan Langsa Baro.

FUAD IAIN Langsa Sosialisasi Program RPL, Mudahkan ASN dan Praktisi Lanjut Kuliah

3 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa Terima Penghargaan Penyelamatan Arsip Terbaik se Sumatera

3 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Foto bersama Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa, Meilisa Ramandha dengan tim penyelamatan arsip.
Trending di Aceh