Menu ✖

Mode Gelap
Seorang Kakek di Langsa Lecehkan Sembilan Bocah Pekan Ini, Pagelaran Budaya Aceh Terpusat di Kota Langsa Proyek Jalan Alue Gadeng-Alue Punti di Kecamatan Birem Bayeun Mangkrak PPA Langsa Sosialisasi Penanganan KDRT Terdampar di Aceh, 230 Etnis Rohingya Butuh Tempat Penampungan

Aceh · 27 Mar 2020 15:39 WIB ·

Lawan Covid-19, MPU Aceh Diminta Keluarkan Fatwa Resolusi Jihad


 Lawan Covid-19, MPU Aceh Diminta Keluarkan Fatwa Resolusi Jihad Perbesar

Wartanusa.id – Aceh | Perkembangan terpaparnya sebaran Covid 19 sudah sangat mengkhawatirkan, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meminta Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh keluarkan fatwa resolusi jihad.

Ketua IAKMI Abdya, Yulizar Kasma, S.KM,. M.SI melalui rilisnya kepada wartanusa.id Jum’at (27/03/2020), mengatakan bahwa secara nasional setidaknya sudah 893 orang yang positif covid 19 dan 78 orang meninggal.

“Untuk Aceh telah meninggal 1 orang yang sudah positif Covid-19 sementara yang meninggal satu orang lagi pada Rabu malam lalu sedang menunggu hasil uji di Pusat.

Saat ini Orang Dalam pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Aceh terus bertambah,” imbuh Yulizar.

Diterangkan Yulizar, dalam pandangan Epidemiologi, perkembangan pandemi ini jika yang muncul positif satu orang, maka ada puluhan bahkan ratusan yang akan muncul.

“Jadi, skemanya seperti gunung es yang muncur dipermukaan kecil dan kebawahnya besar,” terang Mahasiswa Program Doktor Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara ini.

Atas keadaan ini, ia mengingatkan semua pihak untuk tidak lengah dan terbuka terkait masalah ini.

“Kepada masyarakat untuk tidak menyembunyikan riwayat perjalanan, riwayat sakit dalam beberapa waktu terakhir ini.

Karna itu penting untuk bisa melacak sebaran covid-19 ini. Virus ini tidak mengenal siapapun, jika lalai maka bisa terkena.

Kejujuran dan kepatuhan masyarakat Aceh itu sangat penting guna memotong rantai penyebaran Covid-19.

Selain itu kami juga berharap agar MPU Aceh segera mengeluarkan fatwa agar tidak ada keramaian lagi, baik itu dimesjid atau dimanapun.

Kalaupun ada, harus dilakukan dengan pola pencegahan penyebaran Covid-19. Seperti penyediaan tempat cuci tangan dengan bahan yang mematikan virus dan dicek suhu tubuh,”

Untuk itu, MPU perlu mengeluarkan fatwa resolusi jihad melawan Covid-19 ini, yang fardhu’ain untuk setiap jiwa masyarakat Aceh, agar tetap dirumah, sering mencuci tangan dengan bahan yang mematikan virus dan bakteri.

Hindari kontak fisik dengan orang lain, hindari keramaian, makan makanan yang mengandung vitamin C dan E,” pungkasnya.

Selain itu, sambung Yulizar, kita harus sering minum air hangat dan tentu tingkatkan ibadah, baik sholat, zikir dan sedekat diperbanyak di rumah dengan keluarga.

Yulizar juga meminta kepada Pemerintah Aceh, selain memotong rantai sebaran covid-19 dengan menjaga pintu masuk dan kelurga wilayah laut, udara dan darat Aceh.

“Perlu juga mengontrol banyaknya TKI atau perantau asal Aceh yang pulang dari negera lain lewat jalur tidak resmi. Kemudian yang lebih penting, Pemerintah Aceh harus memfokuskan pada ketersediaan pangan, karna lonjatan harga dan kekurangan sembako di Aceh dapat menimbulkan kepanikan dan stres,”

“Sehingga berpotensi mengurangi kekebalan tubuh yang akhirnya mudah tertular ketika terpapar virus,” tutupnya mengakhiri.

Artikel ini telah dibaca 225 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wakil Wali Kota Langsa Lepas Keberangkatan Kontingen Pramuka Jambore Nasional

8 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Empat Mahasiswa FUAD IAIN Langsa Magang Internasional

4 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Lepas Sambut Geuchik, TM Yogi Prahananda: Pelayanan Optimal Menuju Seulalah Baru Juara

3 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Sertijab Geuchik Karang Anyar Dihadiri Anggota DPRK Langsa dan Dua Camat

3 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Sertijab Geuchik Gampong Karang Anyar Kecamatan Langsa Baro.

FUAD IAIN Langsa Sosialisasi Program RPL, Mudahkan ASN dan Praktisi Lanjut Kuliah

3 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa Terima Penghargaan Penyelamatan Arsip Terbaik se Sumatera

3 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Foto bersama Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa, Meilisa Ramandha dengan tim penyelamatan arsip.
Trending di Aceh