Wartanusa.id – Langsa | Pemukiman warga sekitar pesisir Kota Langsa tepatnya di perumahan BTN Gampong Sungai Pauh masih digenangi banjir rob (pasang air laut) selama tiga hari berturut-turut.
Asniati warga Gang Seroja perumahan BTN setempat kepada wartanusa.id, Ahad (17/07/2022) sejak Jum’at 15 Juli 2022, sampai hari ini banjir masih menggenangi pemukiman warga.
Lebih parahnya di hari pertama, banjir meluas hingga ke Gampong Kuala Langsa dan dibeberapa tempat ketinggian mencapai kurang lebih 50 cm.
“Sedangkan di hari kedua dan hari ini mulai surut, tapi rumah saya masih tergenang,” keluh Asniati lagi.
Akibatnya warga terpaksa harus menaikan atau mengamankan sejumlah barang perabotan rumah tangga.
Hal senada juga disampaikan salah seorang warga Gampong Kuala, Madi mengatakan bahwa banjir rob melanda saat ini terbilang besar dan hampir 50 persen menggenangi pemukiman warga.
“Banjir Rob merupakan fenomena alam yang sering terjadi akibat air laut pasang, bagi warga yang tinggal di pesisir hal ini sudah menjadi resiko,” ujarnya.
Kenaikan air laut di pemukiman penduduk diperkirakan mulai pukul 10.00 WIB dan mulai surut sekira 16.00 WIB.
Dari pantauan wartawan, warga hanya bisa pasrah untuk menyelamatkan perabotan rumah tangga dari genangan air asin tersebut.












