Setelah Filipina, Zalora Dikabarkan Tutup di Indonesia


0


Wartanusa.id – Setelah menarik diri dari Filipina, toko kecantikan dan fashion online Zalora dikabarkan juga akan mundur dari belantika e-commerce di Indonesia. Dilansir dari TechCrunch, saat ini Zalora tengah dalam tahap menuju pengakuisisian dengan raksasa ritel MAP Grup.

Berita mundurnya Zalora dari Indonesia itu datang hanya satu hari setelah konglomerat Ayala Grup membeli 49 perseb saham BF Jade E-Service Philipines Inc yang memiliki dan mengoperasikan merek Zalora di Filipina.

Zalora adalah merek dagang di bawah manajemen Global Fashion Group (GFG) yang diresmikan pada tahun 2012 oleh Rocket Internet untuk mengelola bisnis fashion e-commerce di seluruh dunia. Salah satu wakil humas dari GFG menyatakan bahwa perusahaan tidak ingin berkomentar akan rumor tutupnya Zalora di sejumlah negara di ASEAN seperti Filipina dan kabarnya segera menyusul di Indonesia.

DI Indonesia, tahun 2016 terbukti menjadi tahun yang penuh tantangan bagi pelaku fashion e-commerce. Startups seperti Berrybenka dan Salestock secara besar-besaran mem-PHK kan karyawannya sementara pemain yang lebih kecil seperti Lolalola terpaksa menutup bisnis.

Baca Juga  Spesifikasi dan Harga Evercoss Elevate Y Power – Smartphone Lokal Kapasitas Baterai Maksimal

MAP Group tengah berupaya untuk membuka cabang di berbagai e-commerce dan tahun lalu MAP meluncurkan MAP EMALL. Grup ini mengoperasikan berbagai departemen store dan outlet fashion dan memiliki kemitraan dengan merek fashion global seperti Zara dan Marks & Spencer.

Kerjasama tersebut kemungkinan akan menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk memperkuat terjun ke ranah e-commerce yang mana bila dikombinasikan dengan kehadiran secara offline mungkin akan berdampak positif.

Pendekatan O2O diyakini sebagai formulasi yang tepat untuk beberapa platform e-commerce di negeri ini. Hal itu diamini oleh CEO Berrybenka, Jason Lamuda yang menyatakan bahwa pop up store dari perusahaan mampu meningkatkan penjualan keseluruhan di kota sebanyak dua sampai empat kali lipat. Hal ini juga bisa meningkatkan penjualan online sebanyak 1,5 sampai dua kali lipat.

Namun rumor ini masih belum jelas hingga kini, jikalau hal tersebut benar-benar terwujud itu menandakan bahwa iklim e-commerce di Indonesia mengalami penurunan. Zalora sebelumnya juga sudah menutup bisnisnya di negara ASEAN lainnya seperti Vietnam dan Thailand.

Baca Juga  Intip Harga Nokia P1 - Smartphone High-End Dengan OS Android 7.0 Nougat

Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Tim Redaksi

Please disable your adblock for read our content.
Refresh