PT. Buana Berkah Lestari (BBL) Siap Lunasi Pembayaran Sesuai Kontrak

PT. Buana Berkah Lestari (BBL) Siap Lunasi Pembayaran Sesuai Kontrak

Bogor, Wartanusa.id – Menindaklanjuti pemberitaan edisi jum’at lalu, Perusahaan kavling PT. Buana Berkah Lestari (BBL) akan melunasi pembayaran, pembebasan tanah sesuai kontrak yang sudah ditentukan.

Sunaryo, Direktur PT. BBL mengatakan bahwa perusahaan melakukan perjanjian kontrak dengan kepala desa selama 4 tahun guna pelunasan pembayaran kepada pemilik tanah dan sifatnya bertahap.

“Kami mulai menggarap tahun 2018 dengan target penggarapan 53 Hektare dan saat ini baru di garap seluas 32 Hektare, perihal adanya persoalan kepada warga untuk pembayaran itu pasti akan diselesaikan, karna kontrak perjanjian kami (PT.BBL-red) dengan kepala desa selama 4 tahun semenjak 2018 pembayaran akan dilunasi kepada pemilik tanah secara bertahap”, Jelas Sunaryo menjelaskan kepada Awak Media, Sabtu (7/12) di ruang metting kantor PT. BBL.

Ia melanjutkan, masyarakat tidak perlu khawatir karena kami pasti akan melunasi pembayaran sebelum kontrak kerjasama selesai dan saya yakin Kepala Desa pun pasti memberikan arahan kepada masyarakatnya, Ujar Sunaryo.

Masih menurut Sunaryo, Perihal adanya pernyataan yang dibuat oleh kepada desa kepada masyarakatnya itu diluar sepengetahuan kami, yang pasti untuk para pemilik tanah sudah hampir 90% menerima pembayaran.

Ditempat yang sama Kades Karyamekar Jaji mengatakan bahwa bukan 30 orang yang belum dibayarkan sisa nya tapi melainkan hanya 10 orang, itupun sisanya tinggal 10% sampai 20% kurang lebih.

“Pembayaran itu tinggal 10% yang tertunda dan bukan 30 orang melainkan 10 orang semua datanya ada kantor desa,dari jumlah dan siapa saja nama-nama nya,adapun perihal yang ramai kemarin itu kan sudah ada kesepakatan yang saya buat dengan saudara Mulyana, jadi belum lewat tanggal kesepakatan sudah di ramaikan lagi”, Kata Jaji.

Saya membuat pernyataan kepada saudara Mulyana itu akan melunasi sisa 10% nya Senin (9/12) besok, kenapa sudah diramaikan sebelum tanggalnya, kecuali sudah lewat tanggal perjanjian saya belum melunasi boleh lah dipertanyakan pernyataan saya, paling tidak bisa menghargai dulu kesepakatan yang sudah dibuat bersama baru menggugat, Ucapnya.

Habib bagian hukum PT.BBL mengatakan, pembayaran kami lakukan hanya melalui pak kades saja agar satu pintu dan lebih tertib, hingga tidak dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Kami memakai jasa pak kades untuk mengkoordinir karena beliau tahu betul seluk beluk tanah dan siapa pemilik diwilayahnya. Adapun seperti apa perjanjian kepala desa kepada warga nya itu di luar sepengetahuan PT.BBL, yang pasti kami ( PT.BBL-red) tidak akan merugikan warga pemilik tanah, poin nya kepada masyarakat yang masih ada sisa yang belum dibayarkan akan kami ajak duduk bareng agar tahu jelas persoalannya dan kondisi seperti ini tidak dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, karena akan berpengaruh kepada konsumen”, Pungkasnya mengakhiri. (Ask/Red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0