pgi prihatin atas kejadian bom bunuh diri di medan

PGI Prihatin Atas Kejadian Teror Bom di Medan


0

pgi prihatin atas kejadian bom bunuh diri di medan

Wartanusa.com – Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Golmar Gultom, nenyampaikan keprihatinannya atas kejadian teror bom yang terjadi di Gereja Katolik Stasi Santi Yosep, Medan, pada Minggu (28/8) Pagi. Ia menyesalkan masih adanya upaya oknum-oknum tertentu yang berusaha mengganggu kenyamanan masyarakat dengan melakukan aksi bom bunuh diri tersebut.

“Hal ini adalah bukti meski para pentolan pelaku teroris telah dilumpuhkan, namun aksi-aksi terorisme masih belum dapat sepenuhnya dihentikan,” Ujar Gultom.

Lebih lanjut Gulton menuntut kepada seluruh aparat negara untuk lebih mewaspadai dan dapat mendeteksi aksi-aksi serupa di kemudian hari. “Kami menuntut aparat negara bisa lebih tegas dalam menghadapi kelompol-kelompok radikal, intoleran, hingga kelompok yang melegalkan kekerasan dengan alasan agama,” Tambahnya.

Gultom juga tak lupa mengajak masyarakat ikut dalam mengantisipasi adanya aksi terorisme di Indonesia dengan menolak segala bentuk tindakan yang mengarah kepada gerakan radikal serta intoleran. Menurutnya hal ini tidak akan berhasil jika masyarakat tidak ikut andil dalam menuntaskan permasalah terorisme tersebut.”Masyarakat juga harus ikut melawan terorisme ini dengan tidak memberi tempat dan peluang untuk lahirnya bibit-bibit terorisme,” Tukasnya.

Gultom melihat gerakan-gerakan seperti ini bisa lahir dan bertumbuh akibat dari adanya kemiskinan dan ketertinggalan. Sehingga Ia pun mengimbau kepada seluruh elemen negara untuk lebih serius dalam hal penuntasan kemiskinan. “Karena kemiskinan dan kebodohan merupakan lahan yang subur bagi tumbuhnya kelompok-kelompok radikal dan terorisme,” Kata Gultom.

Meskipun tak menimbulkan korban jiwa, namun kejadian percobaan bom bunuh diri itu telah menyebabkan kepanikan bagi umat kristiani yang sedang menjalankan ibadah di Gereja pada Minggu pagi.

Polisi mengamankan ransel pelaku berinisial IAH (18) berisi bom rakitan yang diduga belum meledak dan beberapa benda tajam lainnya seperti pisau, kampak, dan lain sebagainya. Kini pelaku yang mengalami luka parah disekujur tubuhnya itu sudah berada di Polda Sumatera Utara untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.


Like it? Share with your friends!

0

Comments

comments

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Yazid Abdullah
Yazid Abdullah seorang yang sangat peduli terhadap bangsa ini, terbukti dalam setiap berita yang di tulis mengandung makna kritik sosial di dalamnya
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals