Perihal Proyek Penimbunan Halaman Belakang Kesbangpol PPK Kota Langsa Lempar Bola

Perihal Proyek Penimbunan Halaman Belakang Kesbangpol PPK Kota Langsa Lempar Bola

Proyek Penimbunan Halaman Belakang pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Langsa terkesan terlalu banyak meraup keuntungan.Ketika awak Media

Proyek Penimbunan Halaman Belakang pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Langsa terkesan terlalu banyak meraup keuntungan.

Ketika awak Media melakukan kroscek di lokasi proyek dengan menjumpai para pekerja mengatakan, “Seluruh tanah timbun sudah masuk semua, dengan jumlah 112 dump truck, dalam 1 dump truck dengan harga 160 ribu Rupiah, ini sekarang lagi di Compack agar padat” terangnya.
Di tempat yang sama Rusli Jufri salah satu Kepala Bidang pada KesBangPol dan juga Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK),  ketika di soalkan tentang paket penimbunan tersebut mengatakan, ini paket punya si bos, jadi saya hanya melihat saja”, pungkasnya.
Anggaran yang tertera pada Plang Proyek cukup jelas, bila di kaji ulang berapa biaya yang tersedia dan berapa biaya keluar, jadi sangatlah jelas dengan adanya paket Proyek Penimbunan tersebut pihak rekanan dalam hal ini Cv. Harapan Jaya beserta PPK bekerjasama untuk menyelesaikan proyek tersebut ala kadar alias meraup untung besar.
Awak Media juga menyambangi pemilik alat berat Compack yaitu Dinas PUPR Kota Langsa. yang di gunakan pada proyek penimbunan tersebut, “Alat kami disewa 1 hari untuk menyelesaikan proyek penimbunan itu, terkait sewa alat memang sudah sesuai dengan draf yaitu 2 juta rupiah perharinya”, jelas kasie Alat Berat di ruang kerjanya.
Jika di hitung secara keseluruhan 112 Dump Truk Tanah di kali 160 ribu di tambah biaya sewa alat 2 juta rupiah, Artinya kurang lebih 20 jutaan Saja, belum lagi menghitung ketebalan tanah yang telah di timbun dan luas arealnya, maka dana tersisa sekitar Rp. 70 juta yang mengunakan Anggaran APBK Kota Langsa Tahun 2019 tak tahu kemana di gunakan.
Diminta kepada penegak hukum yaitu Polres Kota Langsa dan Kejaksaan Negeri Kota Langsa agar segera melakukan penindakan dengan terjun ke lapangan untuk melihat langsung Hasil dari pengerjaan paket proyek penimbunan tersebut,  Hingga berita ini naik tanyang plang proyek sudah raib di lokasi. (JBI)

COMMENTS