Penyelundupan 40 Ton Beras Ketan di Gagalkan Lantamal I Belawan

Penyelundupan 40 Ton Beras Ketan di Gagalkan Lantamal I Belawan

Wartanusa.id – Penyelundupan puluhan ton beras ketan asal thailand tujuan Aceh yang masuk melalui perairan Kuala Air Masin Seruway Kabupaten Aceh Tamiang berhasil di gagalkan Lantamal I Belawan pada Rabu (18/10/2017) malam.

Selain menyita barang bukti dari kapal cargo bermerek “KM. Nenggala” 1 Gt. 34 No. 1481 QQG , tim Lantamal juga mengamankan 9 orang ABK , masing-masing berinisial, Mus (27), Ju (20), Syah (25), Mtr (31), Tar (23), Pon (23), Suj (47), Suy (27) dan Mlm (20), mayoritas ABK warga Air Masin, Kecamatan Seruway.

Penangkapan satu unit kapal boat tersebut berlangsung saat Satgas Lantamal I melakukan patroli laut. Awalnya, petugas melakukan patroli laut ke sejumlah titik yang dicurigai marak terjadi kegiatan penyelundupan. Personel pun dibagi dalam tiga kelompok dengan sasaran perairan Kuala Peunaga, Kuala Air Masin dan kawasan pintu masuk Kuala Air Masin, Seruway. Terang Mayor Bambang kepada sejumlah wartawan pada Kamis (19/10) malam.

“Pukul 19.30 WIB Tim menemukan kapal kargo kayu KM. Nenggala dalam alur sungai kawasan Air Masin yang diduga melakukan kegiatan penyelundupan. Saat diperiksa, benar kapal motor tersebut membawa beras ketan sebanyak 40 ton dengan 9 orang ABK yang kini telah kita amankan,” lanjut Mayor Bambang.

Berdasarkan pengakuan ABK, puluhan ton beras pulut itu diambil dari Pelabuhan Satun negara Thailand dan akan diselundupkan ke Aceh Tamiang untuk selanjutnya didistribusikan melalui jalur darat  kesejumlah wilayah di Aceh hingga Sumatera Utara. “Tapi sayangnya pemilik barang tidak ditemukan, namun muatan kapal dan sembilan orang ABK yang mengaku sebagai buruh bongkar muat barang sudah kita amankan guna di proses lebih lanjut,” tandasnya.

COMMENTS

WORDPRESS: 1
DISQUS: 0