Wartanusa.id – Piala Afrika 2017 yang baru saja digelar pada akhir pekan lalu itu menuai hasil yang kurang memuaskan. Delapan pertandingan sudah dihelat di setiap grup akan tetapi rata-rata gol masih menunjukkan angka rata-rata 1,1 gol di setiap pertandingan. Hal ini tentunya diluar ekspektasi beberapa pengamat mengingat gelaran piala Afrika 2017 ini melibatkan sejumlah bintang yang berlaga di sejumlah kompetisi Eropa.
DRY #AFCON2017 is the lowest scoring AFCON first games in 17 years. With 12 goals, Gabon 2017 is 7 goals shy of Eq Guinea 2015
— 𝘿𝙖𝙣𝙣𝙮 𝙇𝙖𝙣𝙣𝙞𝙨𝙩𝙚𝙧 (@dannygh_) January 18, 2017
Hasil mengejutkan diperoleh juara bertahan Pantai Gading ketika berhadapan dengan tim lemah Togo. Diatas kertas Pantai Gading memang unggul dengan pemain-pemain kelas satu yang berlaga di top level kompetisi Eropa, akan tetapi hasil seri tanpa gol harus diraih The Elephants saat berhadapan dengan Togo di Stade d’Oyem, Senin (16/1).
Di pertandingan lainnya, Maroko yang dilatih oleh Herve Renard, yang sukses membawa Pantai Gading merengkuh titel juara Africa Cup dua tahun lalu harus menelan pil pahit saat tim asuhannya ditundukkan tim semenjana Republik Demokratik Kongo dengan skor 1-0 yang mana tim kedua selain Senegal yang bisa memenangkan pertandingan pada matchday pertama Piala Afrika 2017
Empat dari enam pertandingan pertama di turnamen ini semuanya meraih hasil imbang, yakni Kamerun yang berhadapan dengan Burkina Faso, lalu tuan rumah Gabon yang harus puas bermain imbang dengan debutan Guinea Bissau, Aljazair yang diperkuat bintang Leiceister City, Riyad Mahrez harus puas berbagi satu pin dengan Zimbabwe, dan Togo yang diperkuat Emmanuel Adebayor mampu menahan imbang juara bertahan Pantai Gading dengan skor kacamata.

Photo: themalaymailonline
Dalam dua gelaran terakhir Piala Afrika, tampak ada kecenderungan penurunan rasio gol per partai. Dua tahun, rasio gol per partai adalah 2,13 atau total 68 gol dari 32 pertandingan. Jumlah ini menurun dari 2,16 pada penyelenggaraan Piala Afrika 2013. Rabu (18/1/2017), pertandingan kedua fase grup dimulai. Dari Grup A, tuan rumah Gabon akan ditantang Burkina Faso lalu Kamerun menantang Guinea-Bisau.
Tuan rumah Gabon berharap dapat tampil lebih baik ketika mereka berhadapan dengan Burkina Faso. Sedangkan Kamerun akan bertemu tim debutan Guinea-Bissau. Mereka berharap dapat memberikan kejutan setelah menahan imbang Gabon 1-1 pada pertandingan pertama.
(as)












