Menuju Kesadaran Sejati

Menuju Kesadaran Sejati

Oleh : Tony Maulana

Wartanusa.id, Bandung (28/12/2019) – Dua faktor yang tak lepas dari diri manusia, kimia dan fisika/fisik. Setiap manusia memiliki rasa dalam jiwanya.

Rasa atau Perasaan terjadi ketika ada reaksi kimia di dalam diri manusia. Bisa kita jadikan contoh, ketika seseorang mendengar kabar/pesan yang menggembirakan, secara otomatis tubuh kita memproduksi hormon serotonin. Namun sebaliknya, ketika seseorang mendengar atau melihat hingga merasakan apa yang membuatnya sedih akan memicu adrenalin yang sebetulnya untuk memacu semangat seseorang.

Tak dapat dipungkiri, reaksi kimia tersebut mau tidak mau setiap manusia yang bertambah dewasa atau yang belajar untuk dewasa akan mengalaminya. Adalah dengan satu faktor yakni “masalah”. Dengan masalah yang dialami seseorang dapat menjadikan dirinya semakin dewasa atau matang dalam berfikir.

Kendati demikian, masih banyak orang dewasa ketika mendapatkan atau mengalami keadaan yang belum sesuai dengan yang diharapkannya, Kebanyakan orang terjebak dalam permasalahan yang ia buat sendiri. Diantaranya tidak bisa menguasai emosi, egosentris, sehingga apa yang mereka lakukan hanya berujung pada penyesalan.

Bagaimana seyogyanya kita sebagai manusia ciptaan Tuhan, ketika mengalami hal demikian?

Fokuskan diri kita pada ” Kesadaran Sejati”.

Kesadaran sejati dapat kita rasakan dengan cara bagaimana kita secerdas cerdasnya mengatur “apa yang harus kita pikirkan, dan apa yang harus kita TIDAK fikirkan”.

Selain itu, dengan kita lebih menghargai NAFAS KITA yang jarang kita sadari bahwa nafas adalah sumber kehidupan paling utama. Ditambah dengan mengatur pikiran yang sudah saya sebutkan di atas, atau singkatnya adalah MEDITASI / BERZIKIR. Dengan demikian rasa ELING / WASPADA akan hadir dalam diri kita dan menuntun pada ” Kesadaran Sejati”.

Sejatinya sesama manusia, pandai pandailah berbagi kebahagiaan dengan cara membawa berita atau pesan baik pada orang-orang sekitarmu. Biarkan masalah mu membuat dirimu lebih dewasa.

Editor : Agus Wahyudin, SE

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0