Madura United Rebut “Capolista” Indonesian Soccer Championship

by
Indonesian Soccer Championship
Indonesian Soccer Championship

Wartanusa.com –   Indonesian Soccer Championship (ISC) sudah menyelesikan putaran pertamanya, dan tak disangka klub asal pulau garam, Madura United berhasil merebut “capolista” (Juara paruh musim) dengan mengungguli lawan-lawan mereka yang boleh dibilang sudah kenyang pengalaman di dunia sepak bola nasional.

Madura United, dari segi poin sampai pada pekan ke-18 baru mengumpulkan 37 poin. Disusul diperingkat ke-dua ada Arema Cronus dengan 35 poin dan diperingkat ke-tiga ada jawara 4 kali liga Indonesia, Persipura Jayapura yang mengemas 32 poin.

Adalah Gomes de Olivera, pelatih yang kini berusia 53 tahun ini yang mengubah wajah Madura United dari tim yang dipandang sebelah mata menjadi tim yang benar-benar patut diwaspadai serta diperhitungkan dalam Turnamen yang disponsori oleh salah satu merk Kopi ini. Tidak hanya itu, mantan pemain Persebaya Surabaya di era Sunarto Sumoprawiro ini juga membangun pondasi tim yang kuat  serta lebih mengutamakan kolektivitas permainan tim nya agar bisa dinikmati oleh para pemain serta para suporter.

Baca Juga  Tahukah Anda? Ternyata Berpuasa Dapat Mengeluarkan Racun Pada Tubuh Manusia

Pada pertandingan terakhir kontra Arema Cronus di Stadion Kanjuruhan pada Jumat (2/9/2016) malam memang skor akhir untuk keunggulan tim tuan rumah Arema Cronus dengan skor 2-1. Namun pada jalannya pertandingan, sebagai tim tamu yang bertandang ke Stadion Kanjuruhan merka tidak sungkan-sungkan untuk melakukan permainan menyerang yang atraktif.

Informasi statistik yang kami dapat dari indonesiansc.com mencatat, Tim berjuluk Laskar sappeh kerab ini melancarkan 11 kali tembakan ke gawang dan 5 diantaranya yang tepat sasaran. Bukan hanya itu mereka juga menghasilkan 68% akurasi operan serta sukses melakukan tackling sebanyak 19 kali. Sebuah statistik yang sangat berbeda dengan klub-klub lain jika bertanding di Kanjuruhan.

Komposisi Madura United ketika diracik oleh Gomez, lebih mengandalkan kolektivitas dibanding dengan skill individu. Namun ia juga tidak membebankan para pemain untuk bisa lebih oportunis jika mendapatkan berbagai peluang. Pengalaman pemain senior dikombinasikan dengan semangat juang tinggi para pemain muda dilebur menjadi satu tujuan yaitu mencetak gol secepatnya.

Maka dari itu tidak heran jika kita melihat Madura United kali ini, seakan ber-transformasi dari tim yang boleh dibilang Mediokre di awal musim menjadi tim yang superior di tengah musim. Ini semua terjadi karena adanya satu visi dan misi antar pemain serta lebih mengutamakan kepentingan tim daripada kepentingan Individu.

Baca Juga  Pekerjakan Anak Hingga Larut, LP-KPA : Orang Tua Penjual Stiker Bisa Dijerat Undang-undang Perlindungan Anak

Profil Madura United:

Berdiri: Tahun 2016

Kota: Bangkalan

Stadion: Gelora Bangkalan

Pelatih: Gomez de Olivera

Suporter: K-conk Mania

Julukan klub: Laskar Sape Kerab

PEMAIN:

  1. Herry Prasetyo (Penjaga Gawang), Nomer punggung: 77
  2. Fabiano Beltrame (Bek Tengah), Nomer punggung: 15
  3. Munhar (Bek Tengah), Nomer punggung: 5
  4. Rendi Siregar (Bek sayap kiri), Nomer punggung: 14
  5. Gilang Ginarsa (Bek sayap kanan), Nomer punggung: 23
  6. Dane Milovanovic (Gelandang Bertahan), Nomer punggung: 13
  7. Ahmad Maulana Putra (Gelandang Tengah), Nomer punggung: 18
  8. Slamet Nurcahyo (Gelandang serang), Nomer punggung: 10
  9. Bayu Gatra Sanggiawan (Penyerang Sayap Kiri), Nomer punggung: 8
  10. Elthon Maran (Penyerang Sayap Kanan), Nomer Punggung: 17
  11. Rodrigues Aracil Pablo (penyerang Murni), Nomer punggung: 9
  12. Joko Ribowo (Penjaga Gawang), Nomer Punggung: 33
  13. Erick Weeks Lewis (Penyerang Murni), Nomer punggung: 50
  14. Firly Apriansyah (Bek tengah), Nomer punggung: 46
  15. Ervan Efendi (penyerang murni), Nomer Punggung: 53
  16. Jeki Arisandi (Bek Tengah), Nomer punggung: 30
  17. Rishadi Fauzi (penyerang murni), Nomer punggung: 25
  18. Fajar Handika (gelandang Tengah), Nomer punggung: 24
  19. Rossy Noprihanis (Gelandang sayap kanan), Nomer punggung: 11
  20. Engelberd Sani (Penyerang sayap kiri), Nomer punggung: 7
  21. Asep Berlian (gelandang Bertahan), Nomer punggung: 4
  22. Guntur Ariyadi (Bek Tengah), Nomer punggung: 2

About Author: Heppy

Gravatar Image
Heppy Kurniawan penulis berita olahraga terutama sepakbola, beliau juga tidak asing dengan berita-berita politik tentunya.