Koalisi Lintas Organisasi Bahas Sosialisasi Qanun Ketenagakerjaan Aceh

Wartanusa – Banda Aceh . Natural Aceh dan lintas organisasi buruh dan disabilitas melakukan audiensi dengan Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Ir. Hanan Fahrizal, M.Eng, Sc. Rabu, 20 Februari 2019 bertempat di Ruang kerja Sekretaris Disnakermobduk Aceh. Pada audiensi ini, forum lintas organisasi ini mendiskusikan tentang kebutuhan disabilitas untuk bisa mengakses dunia kerja serta pelayanan bagi pekerja yang menjadi disabilitas selama bekerja, selain itu koalisi ini juga berharap munculnya sertifikasi bagi disabilitas yang sudah memiliki keahlian agar bisa mendapatkan pertimbangan ketika melamar pekerjaan, pemenuhan hak-hak normatif penyandang disabilitas, dan persiapan penyandang disabilitas untuk bersaing di pasar tenaga kerja. Pertemuan ini juga merekomendasikan kemitraan dan kerja sama antar instansi pemerintah dan CSOs (Civil Society Organization) dalam hal sosialisasi Qanun Aceh No.7 tahun 2014 tentang hak tenaga kerja Aceh termasuk di dalamnya isu disabilitas.

Hanan Fahrizal selaku Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Aceh merespon dengan sangat baik ide-ide yang disampaikan untuk perbaikan program-program yang lebih inklusif untuk kedepannya. Untuk itu dalam waktu dekat akan diadakan sosialisasi tentang Qanun Aceh No.7 tahun 2014 tersebut terutama mengenai hak-hak disabilitas dalam ketenagakerjaan didalam pasal 40 (hak-hak normatif dan kouta penyandang disabilitas di sektor swasta), pasal 41 (kouta penyandang disabilitas di sektor pemerintahan) dan pasal 42 (program return to work). Saat ini Pemerintah Aceh juga sedang menggodok lahirnya Pergub terkait Qanun Aceh tentang Ketenagakerjaan tersebut sehingga diharapkan dengan adanya perhatian pemerintah, hak-hak penyandang disabilitas dalam ketenagakerjaan dapat terimplementasi dengan baik. Para peserta forum koalisi yang hadir pada audisensi dan diskusi ini adalah Puteri Handika, S.Pd dan Irna Susrianti, M.Si dari Lembaga Riset Natural Aceh, Erlina Marlinda (ketua CYDC/ Children & Youth Disabilitas for Change Aceh), Habibi Inseun SE (Ketua TUCC/ Trade Union Care Center Aceh), Hamdanil (Ketua PPDI/Persatuan Penyandang Disabilitas Aceh) dan Kasmawati, Ketua Serikat Perawat Aceh. (red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *