JPU: “Kalau Saya Tidak ke Indonesia, Mirna Tidak Mati” Kata Jessica, Apa Artinya?

by

jpu-kalau-saya-tidak-ke-indonesia-mirna-tidak-mati-kata-jessica-apa-artinya-1

Wartanusa.com – Sidang lanjutan atas kasus pembunuhan dari korban Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa yang bernama Jessica Kumala Wongso beberapa waktu lalu memang tidak pernah ada habisnya. Bahkan, baru – baru ini pihaknya kemudian menghadirkan ahli psikologi untuk memperdalam kasus ini. Beliau adalah Agus Mauludi. Kehadirannya tersebut datang di hari Senin, tepatnya di tanggal 19 September 2016 malam hari.

Dalam kesaksiannya tersebut, Agus menyinggung seputar kebiasaan seseorang yang tidak umum, karena tidak bisa dibandingkan dengan orang lain. Harus ada sejumlah studi yang dilakukan saat sedang menunggu tersebut. Jadi, seharusnya ada sebuah survey tentang apakah beberapa orang juga melakukan hal yang sama, yaitu bermain gadget saat sedang menunggu. Ketika semuanya sudah close bill, biasanya apakah Jessica juga melakukan hal yang sama.

jpu-kalau-saya-tidak-ke-indonesia-mirna-tidak-mati-kata-jessica-apa-artinya-2

Memang disini juga sama seperti itu, jadi close bill sebelum menyantap makanan tersebut, misalnya saja seperti Bakmi GM. Tentu saja pernyataan seputar menunggu, kemudian main gadget, dampai dengan close bill ini bisa merujuk di bagian point keterangan oleh ahli psikologi yang terdahulu, yaitu bapak Sarlito Wirawan Sarwono. Dari sinilah, Sarlito tersebut menekankan bahwa seharusnya 3 hal itu dijadikan sebagai sebuah hal yang sangat mencurigakan untuk Jessica, bila dilihat dari rekaman CCTV nya. Bagaimana pun juga, bila tidak ada studi, ini hanyalah sebuah asumsi saja.

Baca Juga  Keluarga Annas Kesulitan Cari Obat, RSUD. Andi Makkasau Turun Tangan

Hari Wibowo, sebagai salah satu pihak dari JPU selanjutnya menanyakan tentang pendapat Agus seputar pernyataan Jessica yang ada dalam BAP. Dimana dalam hal tersebut telah terlihat bahwa Jessica memang memiliki niatan untuk membunuh si Mirna atau tidak. Karena, di dalam BAP tersebut, terdakwa telah menyatakan, ‘Kalau saya enggak pulang ke Indonesia, Mirna enggak mati.’ Jadi, bila ditelaah lebih lanjut, apakah arti dari pernyataan tersebut? Begitulah Tanya Hari.

Melihat pertanyaan tersebut, Agus pun menyatakan bahwa sebenarnya ada banyak alasan kenapa seseorang mengatakan hal semacam itu. Hal tersebut bisa saja terlepas dari keinginan seseorang untuk melakukan pembunuhan. Yang pasti, sidang untuk mengadili Jessica tersebut nanti akan ditunda pada hari Rabu, 21 September 2016, yaitu di jam 09.00 WIB, dimana agendanya akan tetap sama. Yaitu mendengar keterangan dari para saksi yang telah dibawa oleh pihak Jessica.

About Author: Sinta rizki

Gravatar Image
Wanita ini cukup gesit dan juga cekatan serta teliti dalam menulis berita yang berkaitan dengan politik dan headline, ibu dengan 1 anak ini lulusan S1 dari universitas swasta di Kediri Kota, Jawa Timur.