Jawab Tudingan Bungkam Terkait Hasil Pansus PT Seumadam, Irma Suryani: Itu Bohong dan Sangat Tidak Benar

Aceh Tamiang – Menanggapi tudingan bahwa dirinya bungkam kepada awak media mengenai hasil pansus terkait PT Seumadam, Irma Suryani,M.kes selaku Ketua Pansus mengatakan bahwa itu bohong dan sangat tidak benar adanya.

“Itu bohong dan sangat tidak benar, saya sangat terbuka jika yang ditanyakan sesuai tupuksi saya, justru saya yang selalu keras menyuarakan permasalahan ini. Terkait hasil pansus akan disampaikan melalui konfrensi pers setelah di paripurnakan,” demikian diungkapkan Irma Suryani, M.Kes yang juga Sekretaris DPD Partai Nasden Aceh Tamiang kepada Wartanusa.id, Rabu (31/10) malam.

Dijelaskan Irma, pernyataan dirinya bungkam terkait hasil pansus tersebut diketahuinya melalui salah satu media online yang selama ini belum pernah menghubungi dirinya.

“Media tersebut tidak pernah menghubungi saya terkait Pansus, hanya Pak Parmin ( wartawan_red) yang pernah menghubungi saya, kebetulan saya sedang dalam perjalanan ke Langsa, saat saya hubungi kembali telepon beliau sibuk, sehingga saya tidak bisa berkomunikasi,” tuturnya.

Selama ini, lanjut Irma, mengenai perkembangan pansus dirinya telah menginformasikan kepada serikat buruh, karyawan dan Lsm Gadjah Puteh selaku yang diberi kuasa.

“Tentunya sangat disayangkan, jika ada pemberitaan seperti itu. Saat ini rekomendasi pansus telah ada, namun harus diparipurnakan terlebih dahulu, setelah itu baru akan kita sampaikan kepada publik apa saja yang menjadi rekomendasi kami selaku tim pansus,” jelasnya.

Irma juga menambahkan, untuk diketahui, terkait pansus memang dirinya sebagai ketua, tapi didalam tim tersebut ada koordinator dan anggota.

“Saya memang ketua pansus, tapi disitu ada koordinator dan anggota, bahkan rekomendasi pansus 2 kali batal karena qourum tidak cukup,” tandas Caleg DPRA Dapil 7 Langsa – Aceh Tamiang itu.

Dihubungi terpisah, Heru Pramono salah seorang karyawan PT Seumadam mengatakan, pihaknya menilai kinerja tim pansus DPRK Aceh Tamiang sudah maksimal.

“Kami menilai khususnya Ketua Pansus DPRK Aceh Tamiang ibu Irma Suryani sudah maksimal. Karena kami selalu berkomunikasi dengan beliau terkait permasalahan ini,” ujarnya.

Meski waktunya sedikit mundur, sambung Heru, setiap kami tanya perkembangan baik itu melalui telepon ataupun langsung datang menemui beliau (Irma_red), maka yang bersangkutan selalu memberikan penjelasan.

“Disampaikan, bahwa keterlambatan pansus karena sulitnya mengumpulkan beberapa data, sehingga butuh waktu,” terangnya menirukan Irma.

Dirinya sangat yakin, dalam rekomendasi pansus nanti, tidak ada yang ditutup-tutupin oleh ketua Tim Pansus.

“Selama ini setiap perkembangan semua selalu dijelaskan dengan terang benerang,” pungkasnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *