Jalan Pantura Indramayu Rusak dan Berlubang , Mengancam Pengguna Jalan

by
jalan pantura indramayu

Indramayu | WartaNusa – Sejumlah ruas Jalan penghubung Kabupaten Indramayu mengalami kerusakan hingga berlobang di sebagian ruas jalan, kondisi ini menyebabkan sering terjadi gangguan arus lalu lintas serta mengancam keselamatan pengguna jalan baik roda dua dan roda empat.

Pengamatan wartawan, Jumat ( 9/02/2018), kondisi jalan tampak banyak yang berlubang yang cukup dalam yang membahayakan pengguna jalan.

Menurut Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin, seharusnya jalan penghubung Kabupaten Indramyu ini bebas dari kerusakan. “ Jalan pengubung ini seharusnya bebas dari kerusakan, kalau begini kan membahayakan pengguna jalan. Pengendara yang melintasi jalan ini harus ekstra waspada.” Ujarnya.

“Tadi malam saja ada anggota kami yang jatuh akibat jalan berlubang tersebut,” lanjut Kapolres Indramayu.

Terkait masalah jalan yang rusak tersebut , Arif mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memperbaiki jalur yang rusak dan berlubang, karena itu membahayakan para pengendara. Terutama pengendara sepeda motor, karena lubang d ibeberapa titik tersebut cukup besar,  apabila pengendara tidak waspada, maka bisa juga terjatuh.

Baca Juga  Kepala Desa Bulak Kecamatan Jatibarang Perbanyak Pembangunan Untuk Masyarakatnya

“Kita telah kirim surat kepada instansi terkait tentang masalah jalan berlubang ini,” tuturnya.

Sementara itu Kasatlantas Polres Indramayu, AKP Asep Nugraha mengatakan jajarannya sudah membuat imbauan melalui spanduk kepada para pengendara untuk berhati-hati ketika melalui jalur yang berlubang.

“Sudah ada beberapa tanda dari kita, terkait adanya jalan rusak yang membahayakan itu,” katanya.

“Jalur pantura Indramayu merupakan jalan Nasional dan terpantau dari jalan pertigaan Lohbener sampai pantura Patrol banyak sekali titik yang rusak dan itu sangat membahayakan para pengendara terutama sepeda motor.” Tambahnya.

Kasatlantas juga menambahkan , “Karena selain berlubang, ketika hujan turun maka lubang tersebut tidak terlihat, karena tergenang air dan diperparah ketika malam hari, karena sepanjang jalur tersebut sangat minim penerangan.”

Hal senada disampaikan pada Warga Masyarakat Jati sawit Jahol 40 “Seharusnya dinas terkait cepat tanggap terhadap kerusakan jalan  pantura penghubung Kabupaten ini, agar tidak semakin rusak dan mengancam nyawa pengendara kususnya pengendara roda dua, karna saya sendiri juga hampir jatuh ketika melewati jalan tersebut pas hujan turun, kami berharap kepada Dinas Terkait harus cepat memperbaiki jangan sampai ada korban lagi.”Katanya.