GPSB dan KP2 Kota Langsa Kembali Salurkan Bantuan untuk Dhuafa di Gampong Kapa

GPSB dan KP2 Kota Langsa Kembali Salurkan Bantuan untuk Dhuafa di Gampong Kapa

Langsa | Gerakan Pemuda semangat Berbagi(GPSB)Dan Komunitas Pecinta Perubahan (KP2) Kota Langsa kembali berbakti kepada dhuafa di Kota Langsa.

Seperti biasa, gerakan yang di motori Bagas Rahmana cs dan T.Jamalul iqbal kembali menebar senyum terhadap kaum Dhuafa,Senin, 2 Desember 2019. Bagas Rahmana selaku ketua GPSB bersama humas nya Iskandar Dan T.jamalul Iqbal Ketua KP2 Kota Langsa menyambangi kediaman rumah ibu Mariani Itam (63).

Ibu Maryani terlihat terharu dan meneteskan air mata saat menyambut kedatangan tim GPSB dan KP2 Kota Langsa di rumahnya yang terletak di Gampong Kappa Kecamatan Langsa Timur.

Maryani yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang kusuk ini juga menyampaikan bahwa dirinya tidak dapat bantuan apapun baik dari desa maupun pemko, bahkan program PKH pun tidak ia dapat.

Mak ni begitu sapaan akrabnya, sangat bersyukur dan berterimakasih atas kedatangan GPSB dan KP2 Kota Langsa, sedikit sembako dan uang tunai ini mampu menghadirkan kelegaan tersendiri baginya. “Terima kasih nak. senang ada anak muda yang perhatian sama orang miskin dan Dhuafa seperti saya,” ujar Maryani.

Bagas Rahmana kepada wartanusa.id, “Alhamdulillah kami masih diberikan umur dan kepercayaan dari sahabat-sahabat para dermawan sehingga kami dapat selalu membantu saudara saudara kami yang kurang beruntung.”

Setiap Jumat, GPSB membagikan nasi bungkus gratis kepada masyarakat miskin, dhuafa dan difabel. “Kami hanya berbuat semampu. Semua ini atas Rizki dari Allah SWT, Lewat perantara para donatur tetap selama ini,” pungkas Bagas.

T.Jamalul Iqbal.SH selaku ketua KP2 Kota Langsa juga mengatakan “Kita sedih dan simpati terhadap masyarakat kita di desa-desa, masih banyak yang menderita, belum tersentuh Pemerintah. Disini kami juga mengajak para donatur nan dermawan yang memiliki rezki lebih mohon uluran tanggannya, karna tanpa ada dukungan dari para dermawan kami KP2 dan GPSB tidak ada apa-apanya, hanya sebutir pasir di jalanan.” Tutup Iqbal.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0