26.2 C
Jakarta
Monday, October 14, 2019

GEPRINDO : Import Beras Patut Dipertanyakan

Headline

Gelar Aksi Sosial & Solidaritas Korban Wamena Papua, Mahasiswa Minang Galang Dana

Medan - Forum Mahasiswa Minang se Kota Medan bersatu turun ke jalan melakukan aksi sosial dan solidaritas terhadap saudara-saudara...

Dahsyat..! Forum Komunikasi Mahasiswa Minang Se Kota Medan & DPP AMMI Gelar Silahturahmi : Mulya Koto Angkat Bicara

Medan - Forum Komunikasi Mahasiswa Minang se Kota Medan bersatu gelar silahturahmi bersama DPP - AMMI ( Dewan Pimpinan...

Dede Farhan Aulawi Lakukan Investigasi Kecelakaan Kerja di Industri Pengecoran Logam

Jakarta, Wartanusa.id - Industri pengecoran logam terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi – teknologi terbaru yang mampu menghasilkan kualitas yang...
- Advertisement -

Kami mempertanyakan alasan pemerintah yang memutuskan untuk mengimpor beras sebesar 500.000 ton dari Vietnam dan Thailand.  Menurut kami alasan Menteri Perdagangan yang mengatakan bahwa kebijakan impor beras bertujuan untuk menstabilkan harga pasar, dan alasan lainnya yaitu untuk keperluan restoran dan hotel-hotel mewah karena beras yang di impor tersebut merupakan beras khusus bukan beras yang di produksi oleh petani.

Menurut saya alasan tersebut sangat ambigu dan terkesan dibuat-buat, sebab antara menstabilkan harga dan untuk supply kebutuhan hotel tidak ada hubungannya sama sekali, oleh karena itu kami mencurigai ada tujuan lain dibalik rencana impor beras 500.000 ton tersebut.

Baru-baru ini Menteri Pertanian Amran mengatakan bahwa Indonesia sedang surplus beras dan akan mencapai puncaknya di bulan Februari 2018, jika demikian mengapa tiba-tiba Menteri Perdagangan yang di Engiharso mengatakan akan impor beras 500.000 ton? Ini tandanya pemerintah tidak konsisten, Menteri yang satu dengan yang Menteri yang lain tidak sinkron dalam memberikan pernyataan ataupun mengeluarkan kebijakan. Jadi wajar jika pada akhirnya masyarakat mencurigai bahwa ada yang tidak beres dengan pemerintahan Jokowi. Apalagi selama ini kita ketahui ada mafia mafia pangan yang hingga saat ini tidak tersentuh oleh hukum. Oleh karena itu kami mengharapkan agar KPK proaktif  mengawasi rencana impor pangan yang akan dilakukan oleh Perusahaan.

Perdagangan Indonesia dari hulu hingga Hilir. Berapa sebenarnya harga pasaran pembelian beras dari Vietnam atau Thailand dalam kuantiti besar? Berapa biaya impor dari pengangkutan bongkar muat dan kepabeanan dalam rangka impor beras tersebut? Jangan sampai terjadi mark up biaya dalam proses importasi beras tersebut.

Salam Pribumi Indonesia

Bastian P Simanjuntak

Presiden GEPRINDO

Gerakan Pribumi Indonesia

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Gelar Aksi Sosial & Solidaritas Korban Wamena Papua, Mahasiswa Minang Galang Dana

Medan - Forum Mahasiswa Minang se Kota Medan bersatu turun ke jalan melakukan aksi sosial dan solidaritas terhadap saudara-saudara...

Dahsyat..! Forum Komunikasi Mahasiswa Minang Se Kota Medan & DPP AMMI Gelar Silahturahmi : Mulya Koto Angkat Bicara

Medan - Forum Komunikasi Mahasiswa Minang se Kota Medan bersatu gelar silahturahmi bersama DPP - AMMI ( Dewan Pimpinan Pusat - Aliansi Muda Minang...

Dede Farhan Aulawi Lakukan Investigasi Kecelakaan Kerja di Industri Pengecoran Logam

Jakarta, Wartanusa.id - Industri pengecoran logam terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi – teknologi terbaru yang mampu menghasilkan kualitas yang baik dengan harga yang kompetitif. Negara...

Wapres Mahasiswa IAIN Langsa, Ahmad Fikri: Demokrasi di Indonesia Sudah Terpasung oleh Penguasa

Kota Langsa | Wakil Presiden Mahasiswa IAIN Langsa Ahmad Fikry atau yang akrab disapa Apit kecewa atas batalnya acara Seminar Nasional yang akan di...

Tasyakuran Kemenangan Kepala Desa Plelen, Ibu Siti Amri Alimatul Mulikhah

Jateng, Wartanusa.id - Berlangsungnya acara tasyakuran kades terpilih Siti Amri Alimatul Mulikhah yang biasa di sebut mbak (luk), di depan halaman kediaman Bos Ari...
- Advertisement -

Berita Lainnya

- Advertisement -